Menurut Silva, jika ia dan rekan-rekannya tak memiliki mental yang kuat, maka pasti PSG sudah tersingkir di tangan Atalanta tersebut. Maka dari itu, kini para pemain PSG menyambut datangnya partai final dengan kepala tegak dan penuh kebanggaan.
“Cukup menggetarkan, karena di musim-musim sebelumnya kami tersingkir di babak 16 besar selama tiga kali berturut-turut, dan kemudian di perempatfinal Anda menghadapi tim yang kuat dalam pertahanan dan kami bangkit dari ketertinggalan untuk menang,” terang Silva, mengutip dari laman resmi PSG, Jumat (21/8/2020).
“Itu (saat tertinggal dari Atalanta) seperti Anda melihat film diputar di kepala Anda, 'Apakah itu akan terjadi lagi?' Di momen-momen itu, Anda harus kuat secara mental, seperti yang selalu ditekankan Tite di timnas (Brasil). Kita harus kuat secara mental, dan membayangkan hasil yang (benar) dan kemenangan. Mencapai final adalah impian lama kami,” tegasnya.
Ini adalah pertama kalinya sepanjang sejarah klub PSG tampil di laga final Liga Champions. PSG pun kini memiliki kesempatan untuk mengukir sejarah baru dengan menjadi tim pertama yang mempu meraih quadruple winner. Sebab, di musim 2019-2020 PSG telah menjuarai Liga Prancis, Piala Prancis, dan Piala Liga Prancis.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)