Kaleidoskop 2020: Dominasi Bayern Munich Berujung Gelar Juara Liga Champions

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 261 2336074 kaleidoskop-2020-dominasi-bayern-munich-berujung-gelar-juara-liga-champions-8aOReYHenp.jpg Bayern Munich juara Liga Champions 2019-2020. (Foto: @ChampionsLeague)

BAYERN Munich keluar sebagai kampiun Liga Champions 2019-2020. Robert Lewandowski dan kawan-kawan mengalahkan wakil Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final yang berlangsung di Stadion Lisbon, Portugal, Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB.

Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, begitu gembira dengan keberhasilan tim asuhannya meraih The Big Ears –julukan trofi Liga Champions. Menurut juru taktik asal Jerman itu, banyak orang yang pantas mendapatkan kredit atas kemenangan 1-0 Bayern Munich di final Liga Champions.

Infografis Bayern Munich

Flick menilai setiap pemain Bayern telah memberikan kemampuan maksimalnya saat melawan tim sekelas PSG. Patut diketahui, Les Parisiens –julukan PSG– adalah tim yang sangat kuat dengan lini depan menakutkan, yang mana berisikan Neymar Jr dan Kylian Mbapp.

“Begitu banyak orang yang pantas mendapatkan pujian atas kemenangan ini. Anda melihat selama musim dingin seberapa besar determinasi yang kami miliki di tim ini, yang jelas merupakan sesuatu yang Anda inginkan sebagai seorang pelatih,” ujar Flick, menyadur dari laman resmi UEFA.

“Itu adalah pertandingan bertempo tinggi, dengan oktan tinggi dan peluang di kedua ujung lapangan. Kami memiliki kiper terbaik di dunia dalam diri Manuel Neuer dan dia mempertahanakan (keunggulan) kami dalam pertandingan tersebut sebagai contohnya,” tutur pelatih berumur 55 tahun tersebut.

Menggila dari Fase Gugur

Bayern Munich

Perjalanan FC Hollywood -julukan Bayern Munich- menjadi juara terbilang sempurna setelah tercatat tidak mengalami satupun kekalahan sejak tampil di fase grup. Bayern Munich tergabung di Grup B bersama wakil Inggris, Tottenham Hotspur, Olympiacos (Yunani) dan Red Star Belgrade (Serbia).

Mereka berhasil memetik poin penuh di laga perdana saat menghadapi Red Star. Menjamu Milan Pavkov dan kolega, Bayern Municj menang meyakinkan dengan skor akhir 3-0 lewat sumbangan masing-masing satu gol dari Kingsley Coman (34'), Robert Lewandowski (80') dan Thomas Muller (90+1').

Kemudian, Tottenham Hotspur jadi korban Die Rotten selanjutnya di laga kedua. Skor telak 7-2 membawa Bayern Munich memetik tiga poin dari lawatan mereka ke Tottenham Hotspur Stadium.

Perlawanan ketat sempat dirasakan Manuel Neuer dan kolega saat mereka bertamu ke markas Olympiakos di laga ketiga Grup B. Meski demikian, mereka berhasil mengatasi tekanan dari tim lawan dan membungkus kemenangan lewat skor tipis 3-2.

Selanjutnya, tren positif terus mengikuti pasukan Hansi Flick. mempertegas dominasi di Grup B, satu persatu kemenangan terus mereka raih hingga berhasil mencatatkan poin sempurna dan lolos ke fase gugur (16 besar) dengan status juara grup.

Makin Ganas di Fase Gugur

Bayern Munich

Penampilan apik Bayern Munich belum berhenti ketika mereka menginjakkan kaki di fase gugur. Wakil Inggris lainnya, yakni Chelsea merasakan keganasan jawara Liga Jerman tersebut di babak 16 besar.

The Blues yang saat itu baru beberapa bulan ditangani pelatih Frank Lampard dipaksa menyerah dengan selisih agregat cukup telak telak 7-1. Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan kalah 0-3 saat menjamu Bayern di Stamford Bridge pada leg pertama.

Sementara pada pertemuan kedua, perlawanan ketat yang diprediksi bakal diberikan tim London masih belum terbukti. Bayern sekali lagi menang meyakinkan atas Chelsea dengan skor akhir 4-1 saat kompetisi kembali bergulir setelah penundaan akibat pandemi Covid-19.

Perjalanan Bayern di Liga Champions berlanjut ke babak perempatfinal. Langkah The Bavarian -julukan lain Bayern- diyakini bakal lebih berat lantaran mereka harus menghadapi raksasa Spanyol, Barcelona.

Akan tetapi, jawara Liga Spanyol itu terbukti bukan lawan yang sepadan untuk Bayern Munich. Thomas Muller dan kawan-kawan melumat habis Barcelona dengan skor telak 8-2. Parahnya, laga ini digelar hanya satu pertandingan (imbas pandemi Covid-19) sehingga menunjukkan superioritas Bayern Munich atas Barcelona.

Lionel Messi

(Messi tertunduk lesu Barcelona kalah 2-8 dari Bayern Munich)

Dalam laga tersebut, Thomas Muller dan Philippe Coutinho masing-masing mencetak dua gol ke gawang Barcelona. Sisanya dibagi rata oleh Ivan Perisic, Serge Gnabry, Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski.

Sementara Blaugrana mencetak gol lewat bunuh diri David Alaba. Lalu satu gol Barcelona lainnya merupakan hasil penyelesaian akhir Luis Suarez.

Keberhasilan menaklukkan Lionel Messi dan rekan-rekan di babak perempatfinal membuat keparcayaan diri Bayern semakin menjadi-jadi. Pada babak selanjutnya atau tepatnya di babak empat besar, wakil Prancis Olympique Lyon jadi korban keganasan Bayern. Bayern menang 3-0 lewat brace (dua gol) Serge Gnabry dan satu bola Lewandowski.

Bayern Munich

Kemudian di partai final, Bayern membekuk PSG dengan skor 1-0 via gol Kingsley Coman, pada laga yang berlangsung di Stadion Da Luz, Portugal. Pasukan Hansi Flick tercatat menjadi juara tanpa cacat di sepanjang perjalanannya di Liga Champions musim 2019-2020. Mereka berhasil menyapu bersih kemenangan dari 11 pertandingan yang dilalui.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini