LISBON – Kekalahan menyakitkan harus diderita Atalanta pada laga Perempatfinal Liga Champions 2019-2020 dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-2. Juru taktik La Dea, Gian Piero Gasperini, yakin masyarakat Bergamo tidak akan kecewa dengan kegagalan tersebut.
Impian masyarakat Bergamo untuk melihat klub kebanggaannya melangkah ke Semifinal Liga Champions 2019-2020 harus kandas secara dramatis. Sempat unggul 1-0 hingga memasuki menit akhir babak kedua, Gli Orobici harus rela melihat gawangnya dibobol dua kali pada injury time.
Penyesalan dan kekecewaan jelas tergambar dari ekspresi para pemain Atalanta ketika wasit Anthony Taylor meniup peluit panjang. Perasaan yang sama juga dinyatakan oleh Gian Piero Gasperini usai laga. Namun, ia tetap merasa puas karena timnya berhasil meningkatkan diri di hadapan klub-klub besar.
Baca juga: Tuchel Akui PSG Beruntung Bisa Kalahkan Atalanta 2-1
“Kami tetap merasa puas karena sudah menjalani musim Liga Champions yang hebat. Kami bisa meningkatkan diri secara konstan melawan tim-tim terbaik di Eropa. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada anak-anak,” tutur Gian Piero Gasperini, dilansir dari Football Italia, Kamis (13/8/2020).
Misi Atalanta untuk menghibur masyarakat Bergamo yang terdampak Covid-19 memang kandas. Pelatih berkebangsaan Italia itu yakin, para penggemar dan masyarakat Bergamo akan tetap merayakan kesuksesan Marten de Roon serta kolega karena sudah mengerahkan yang terbaik.
“Orang-orang Bergamo akan tetap merayakan pencapaian kami, karena rasa memiliki, karena tim sudah memberikan segalanya yang mereka bisa. Ini yang mereka minta dari kami,” sambung Gian Piero Gasperini.
“Kami memiliki sumber daya berupa gairah dan ide, tidak harus berupa uang, dan itu adalah sumur tanpa dasar. Kami akan terus memanfaatkannya di masa depan,” tutup pria berusia 62 tahun tersebut.
Kegagalan Atalanta menyebabkan tidak ada lagi wakil Italia tersisa di Liga Champions 2019-2020. Dua wakil lain, yakni Juventus dan Napoli, sudah terlebih dulu gugur pada babak 16 besar. Sedangkan Inter Milan, justru tergusur ke Liga Eropa 2019-2020 setelah kalah bersaing di grup.
Bagi PSG sendiri, ini merupakan Semifinal Liga Champions kedua setelah terakhir kali mencapai fase tersebut pada 1994-1995. Les Parisien menunggu pemenang dari laga RB Leipzig vs Atletico Madrid yang akan dihelat Jumat 14 Agustus 2020 dini hari WIB.
Melihat jalur yang harus dilalui PSG, maka hampir dipastikan ada satu kesebelasan yang belum pernah juara Liga Champions, yang akan berlaga di final. Sedangkan di bagan satu lagi, hanya ada Barcelona dan Bayern Munich yang akan saling sikut, sebagai kesebelasan yang pernah mengangkat piala.
(Ramdani Bur)