MARTAPURA – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, mewaspadai kepintaran duo juru taktik Barito Putera, Djadjang Nurdjaman dan Yunan Helmi. Hal itu saat PSS bertandang ke markas Barito di lanjutan pekan ke-29 Liga 1 2019, Kamis (28/11/2019) pukul 18.30 WIB. Seto menilai, permainan Barito semakin berwarna semenjak Djadjang masuk menemani Yunan pada 21 Agustus 2019.
Di awal-awal duet Djanur –sapaan akrab Djadjang– dan Yunan, performa Barito tak bisa dikatakan baik. Saat itu dalam lima pertandingan awal, Barito hanya mendapatkan satu kemenangan. Akan tetapi, peruntungan Barito berubah seiring berjalannya waktu.
(Djanur miliki lisensi AFC Pro)
Performa klub yang bermarkas di Stadion Demang Lehman, mengalami peningkatan performa, terutama dalam delapan laga terakhir. Dalam periode tersebut, Barito mengoleksi empat menang, dua imbang dan dua kalah.
BACA JUGA: Pelatih Persebaya Yakin Takkan Mudah Rebut Tiga Poin dari Semen Padang
Terbaru, Barito secara luar biasa menahan Persib Bandung 0-0. Padahal, Persib dalam tren positif, yang mana pada pekan sebelumnya menang 3-0 atas Arema FC.