LIVERPOOL – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mendapat pertanyaan seputar kehebatan klub asal Belgia, KRC Genk, yang memproduksi sejumlah pemain-pemain top. Beberapa di antaranya adalah Kevin De Bruyne, Kalidou Koulibaly, Christian Benteke, Wilfried Ndidi hingga Christian Benteke.
Ketika reporter yang bertanya sedang menyebutkan nama-nama di atas, Klopp tiba-tiba melakukan interupsi. Pelatih asal Jerman itumenyebut jangan lupakan sosok Divock Origi yang juga pemain jebolan akademi Genk.
“Jangan lupakan Divock Origi, ia adalah legenda Liverpool,” kata Klopp mengutip dari Daily Mail, Selasa (5/11/2019).
BACA JUGA: Aguero Akui Cuma Liverpool yang Bisa Lukai Man City saat Ini
Terkesan, ucapan Klopp agak meledek saat menyebut Origi sebagai legenda Liverpool. Namun, jika melihat kualitas Origi dalam dua musim terakhir, jangan ragukan kapasitas penyerang berpaspor Belgia itu untuk Liverpool.
Beberapa kali Origi mencetak gol penyelamat bagi Liverpool musim lalu. Ia mencetak dua gol saat Liverpool menang 4-0 atas Barcelona di leg II semifinal Liga Champions 2018-2019, sekaligus membantu si Merah melaju ke final. Kemudian di partai puncak, eks penyerang Lille itu mencetak satu gol saat Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur.
Bisa dibilang gol yang dicetak Origi pada menit 87, menghentikan perlawan Tottenham. Sebelum gol Origi datang, Tottenham melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Liverpool. Sementara itu di musim ini, Origi juga menjadi penyelamat Liverpool dari kekalahan saat bertemu Arsenal di 16 besar Piala Liga Inggris 2019-2020 tengah pekan lalu.
Saat itu, gol Origi pada masa injury time membuat laga menjadi 5-5, dan berlanjut ke adu tendangan penalti. Pada akhirnya, Liverpool lolos ke perempatfinal setelah menang adu penalti atas Arsenal.
(Ramdani Bur)