“Sebuah hasil yang indah, membuktikan bahwa sepakbola tidak pernah bisa diprediksi. Tim-tim besar dan kaya tidak selalu bisa menang, terkadang tim-tim kecil dengan perencanaan yang baik seperti Atalanta bisa melakukan pekerjaan bagus,” ujar Gabriele Gravina, mengutip dari Football Italia, Selasa (28/5/2019).
“Atalanta patut dijadikan contoh oleh sepakbola Italia,” imbuh pria berusia 65 tahun tersebut.
Kelolosan Atalanta ke Liga Champions 2019-2020 akan menambah pemasukan klub sedikitnya 15,25 juta Euro (setara Rp245 miliar). Angka tersebut diperoleh dari pembagian uang kepada klub-klub peserta babak grup Liga Champions 2018-2019. Bukan tidak mungkin angkanya akan meningkat musim depan.
(Fetra Hariandja)