LIGA Inggris dikenal dengan kompetisi yang bertabur pemain bintang. Bakat-bakat gemilang di dunia sepakbola bernaung di berbagai tim yang berada di sana. Karena itu, banyak pesepakbola dunia yang memimpikan dapat berkarier di salah satu tim di sana dengan harapan bisa mencicipi ketatnya persaingan di Liga Inggris.
Ketatnya persaingan di Liga Inggris memang telah membuat tim berani menggelontorkan dana besar setiap musimnya demi mendatangkan talenta-talenta hebat yang berasal dari berbagai negara dari dunia.
Tetapi sayangnya, tak semua pemain yang didatangkan tepat. Ada pemain yang dapat berkarier cemerlang di tim sebelumnya, tetapi justru melempem saat hijrah ke Liga Inggris. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi kondisi ini.
Tetapi kali ini, Okezone takkan membahas soal faktor tersebut, melainkan pemain yang dinilai buruk di Liga Inggris. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Selasa (28/5/2019), berikut lima pembelian terburuk di sepanjang sejarah Liga Inggris.
5. Angel Di Maria
Nama pemain asal Argentina, Angel Di Maria, masuk daftar pembelian terburuk sepanjang sejarah Liga Inggris. Tentu saja, hal ini terbilang mengejutkan karena nama Di Maria sendiri begitu tersohor berkat bakatnya yang gemilang. Tetapi, kegemilangannya tersebut tak dapat ditunjukkan kala memperkuat Manchester United pada musim 2014-15.
Tiba di Old Trafford dengan biaya transfer yang memecahkan rekor di Inggris kala itu, yakni sekira 59,7 juta poundsterling, Di Maria tentu saja diharapkan bisa bermain begitu apik dan memberi kontribusi besar ke Man United. Kedatangannya kala itu diharapkan bisa menjadi angin segar bagi Man United yang semusim sebelumnya tampil buruk.
Dengan ekspektasi yang tinggi, Di Maria diperkenankan Man United untuk mengenakan keus legendaris nomor 7 klub yang sebelumnya dipakai oleh Cristiano Ronaldo dan David Beckham. Di bulan pertama, Di Maria berhasil tampil positif sehingga memenangkan penghargaan Player of the Month pada September. Tetapi pada Oktober, performanya mulai menurun. Dia mengalami cedera pada November yang membuatnya absen hingga Januari.
Setelah kembali, Di Maria berjuang sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik. Tetapi di akhir musim, ia tercatat hanya mencetak tiga gol dalam 27 penampilannya di berbagai kompetisi. Dengan catatan yang buruk tersebut, ia pun akhirnya meninggalkan Man United pada musim berikutnya dengan bergabung ke PSG.