“Ketika kesalahan tampak nyata, para wasit harus merasakannya dan mengambil pelajaran. Fabbri harus memperbaiki diri, tetapi dia punya potensi yang hebat. Pengalaman sangat krusial. Saya menjadi lebih yakin dalam mengambil keputusan setelah melakukan kesalahan,” ujar Nicola Rizzoli, melansir dari Football Italia, Selasa (9/4/2019).
“Kami juga sudah menjelaskan bahwa profesionalisme harus ditegakkan. Tidak ada wasit yang akan dilarang bertugas,” tegas pria berusia 47 tahun itu.
Nicola Rizzoli menegaskan, VAR dapat mengintervensi pengambilan keputusan dalam sebuah pertandingan jika benar-benar terjadi pelanggaran. Terkait handball, sangat sulit untuk dinilai karena melibatkan intensi atau keinginan si pelaku menghentikan bola secara sengaja atau tidak alias bola yang menghampiri tangan.
(Fetra Hariandja)