Essien Datang, Indonesia Kenalkan Marquee Player di Liga 1

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Kamis 27 April 2017 03:16 WIB
Share :

BELAKANGAN ini pencinta sepakbola Indonesia dihebohkan dengan istilah marquee player. Hal itu tak lepas dari hadirnya mantan gelandang Chelsea, yakni Michael Essien, yang kini merumput bersama salah satu klub Liga 1, Persib Bandung. PSSI pun segera mengeluarkan regulasi baru terkait kedatangan marquee player tersebut.

Istilah marquee player sebenarnya bukan hal yang baru di dunia sepakbola. Marquee player adalah sebutan untuk pemain bintang dunia, seperti halnya Essien. Biasanya pemain bintang direkrut untuk meningkatkan popularitas sebuah klub atau untuk mempopulerkan sepakbola di sebuah negara yang masyarakatnya kurang memiliki rasa antusias terhadap olahraga tersebut.

Sebelum Indonesia, sudah ada beberapa negara yang lebih dahulu menerapkan sistem marquee player, seperti Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat, A-League di Australia, dan India Super League di India. Negara-negara tersebut berusaha mempopulerkan olahraga sepakbola yang memang kurang populer di negara tersebut. Selain itu, kehadiran marquee player juga diharapkan dapat memicu pertumbuhan kualitas para pemain sepakbola di negara tersebut.

Adapun dua persyaratan yang menyatakan bahwa seorang pemain dapat dikategorikan sebagai marquee player. Persyaratan pertama adalah pemain tersebut termasuk dalam skuad tim nasional dalam setidaknya salah satu dari tiga gelaran Piala Dunia terakhir, yakni 2006 di Jerman, 2010 di Afrika Selatan, dan 2014 di Brasil.

Persyaratan kedua adalah pemain tersebut pernah bermain di liga elit Eropa dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, yakni 2009-2017. Adapun liga-liga di Eropa yang dimaksud adalah Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Italia, Liga Belanda, Liga Prancis, Liga Turki, dan Liga Portugal.

Bila mengacu pada kedua hal tersebut, Essien jelas termasuk ke dalam kategori marquee player. Gelandang berusia 34 tahun itu pernah membela Timnas Ghana dan berlaga di Piala Dunia 2006 dan 2014. Sedangkan di level klub, Essien pernah merumput di Liga Inggris pada medio 2005-2014, Liga Spanyol pada 2012-2013, dan Liga Italia pada 2014-2015.

Hadirnya Essien di Persib Bandung, membuat sejumlah klub Liga 1 lainnya turut menghadirkan pemain-pemain barlabel sama pula, yakni marquee player. Misalnya saja PSM Makssar yang merekrut pemain berpaspor Belanda, Wiljan Pluim. Hal tersebut pun membuat PSSI mengeluarkan regulasi baru di mana setiap klub diperbolehkan merekrut dua pemain asing non-Asia, satu pemain asing Asia, dan satu marquee player.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya