BANDUNG - Pelatih Jajang Nurjaman mengatakan, Persib Bandung idealnya memiliki sebuah lapangan untuk berlatih yang menyatu dengan asrama tempat tinggal pemain. Hal itu mengingat selama ini Atep dan kawan-kawan kerap berpindah-pindah latihan dari satu lapangan ke lapangan yang lain.
Diakui Jajang, fasilitas latihan sampai saat ini masih mengandalkan dua lapangan yang berada di Kota Cimahi. Meski kedua lapang tersebut memiliki kondisi yang cukup representatif, namun keduanya berjarak cukup jauh dari mes Persib saat ini.
Lapangan yang dimaksud adalah Brigif dan Pusdik Armed. Bahkan dalam beberapa kesempatan latihan Persib digelar di lapangan futsal mengingat kedua lapangan tersebut tak bisa digunakan saat diguyur hujan.
“Kenyataannya kita harus pindah-pindah. Tetapi biarlah masalah itu ada di jajaran pelatih, jangan jadi masalah buat pemain. Pemain tahunya latihan dan ada tempat, mudah-mudahan ke depannya tidak harus pindah-pindah,” ujar Jajang, Kamis (4/1/2013).
Sebelumnya, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) pernah berwacana untuk membangun home base anyar Persib. Home base tersebut rencananya akan memiliki fasilitas lapangan untuk latihan, mes pemain, tempat meeting hingga museum. Namun hingga saat ini rencana tersebut belum terealisasi.
“Sebenarnya lapangan ini sangat ideal, dekat dengan mes, efisiensi waktu yang lebih penting. Kita bisa latihan kapan pun seperti klub di luar negeri, tapi karena kondisi lapangannya yang seperti ini terus ya tidak bisa dipakai,” terangnya.
Untuk sesi latihan selanjutnya Jajang akan menggelarnya di Lapangan Pusdikpom pada pagi hari. “Rencananya latihan pagi karena sore tidak memungkinkan karena sering hujan,” tandasnya.
(Achmad Firdaus)