nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibayar Mahal, Aldo Baretto Buktikan Diri

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2013 02:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 01 10 49 743881

GRESIK - Persegres Gresik tak menunggu lama melihat pembuktian striker Aldo Baretto yang dikontrak senilai Rp1,1 miliar semusim. Mantan striker Persiba Balikpapan itu membuktikan dirinya layak dibayar mahal sekaligus menjadi aset penting di klub dengan sebiji golnya ke gawang Persiram Raja Ampat.

Gol yang sangat bermakna karena menjadi penentu kemenangan Laskar Joko Samudro di laga perdana Indonesia Super League (ISL). Walau belum sepenuhnya menjadi parameter produktifitas Aldo musim ini, minimal gol itu sudah cukup menjawab keraguan supporter Ultras.

Sebelumnya supporter khawatir Aldo tidak begitu sukses di Gresik karena semasa pra musim lalu belum impresif. Sebagai pemain termahal di skuad Persegres, sangat dimaklumi jika ekspektasi terhadap pemain asal Paraguay ini sangat tinggi. Aldo pun tak sabar memberikan gol-gol berikutnya untuk Ultras.

“Senang bisa mencetak gol di pertandingan pertama. Dengan dukungan rekan-rekan pemain lain dan supporter, saya bisa memberikan yang lebih baik,” ucapnya seusai laga. Di pertandingan itu sosok Aldo Baretto menjadi perhatian utama Persiram dengan melakukan marking ketat.

Tak mengherankan striker bernama lengkap Francisco Aldo Baretto Miranda itu jarang mendapatkan kesempatan bagus. Bek tengah Persiram Seme Patrick terus menguntitnya sepanjang laga. Beruntung Aldo mendapatkan satu peluang cantik yang dimanfaatkan dengan dengan cerdik.

Tendangan bebas yang dilakukan Gustavo Chena dari rusuk kanan pertahan Persiram, mengarah ke depan gawang Jendry Pitoy. Seme Patrick yang harusnya bertugas  mengantipasi bola, kecolongan aksi striker yang pernah membela PSM Makassar tersebut.     

Dengan sekali sentuh, Aldo membelokkan bola dengan kepalanya yang mengecoh kiper Jendry Pitoy. Gol yang sangat sederhana. Dia seakan memberi pesan kepada pemain belakang lawan bahwa area kotak pinalti bakal menjadi sangat berbahaya jika ada dirinya di sana.   

Pelatih Persegres Suharno yakin Aldo Baretto masih bisa meningkatkan performa dan produktifitas di pertandingan lain. “Dia striker yang sangat efektif. Tidak begitu banyak bergerak tapi pintar menempatkan diri. Nalurinya bagus dan saya senang dia bisa mencetak gol,” ungkap Suharno.

Pemain lain yang memberi warna tersendiri adalah striker Rizky Novriansyah yang pernah memperkuat Sriwijaya FC. Secara naluri mungkin dia mengecewakan karena tidak mampu memanfaatkan dua peluang bersih di depan jala Persiram. Namun mobilitasnya cukup mengesankan.

Skenario Suharno menduetkan Aldo-Rizky tampaknya sudah sedikit ada titik terang walau masih sangat rendah di sisi koleksi gol. Aldo diplot sebagai striker utama atau target man, sedangkan Rizky lebih berfungsi sebagai striker kedua yang sangat rajin mencari bola.

Dia tak hanya terpaku di tengah, namun bergerak ke sisi kanan dan kiri pertahanan Persiram. Postur, kecepatan dan stamina pemain ini kelihatan lebih efektif difungsikan sebagai pemecah konsentrasi pertahanan lawan dibanding menjadi pendulang gol bagi timnya.

Sementara, manajemen Persegres meminta ada progres lebih baik di pertandingan kedua kontra Persidafon Dafonsoro akhir pekan ini. Walau mendapat angka absolut, manajemen menilai permainan Gustavo Chena dkk masih di bawah standar. “Masih harus ditingkatkan. Harusnya bisa lebih dari itu,” cetus Manajer Persegres Thoriq Majiddanor.

(min)

Berita Terkait

ISL

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini