Program Ujicoba Arema Sesuai Rencana

Kukuh Setiawan (Koran Sindo), Jurnalis
Rabu 17 November 2010 01:06 WIB
Foto: Para pemain Arema Indonesia tengah menjalani sesi latihan/YUSWANTORO (Koran SI)
Share :

MALANG - Program ujicoba Arema FC selama jeda kompetisi dipastikan sesuai rencana. Sejauh ini sudah ada tiga lawan yang menyatakan kesediaannya menjadi sparring partner Singo Edan. Tim terakhir yang setuju dengan ujicoba itu adalah Persibo Bojonegoro.

Direncanakan ujicoba bakal digelar 18 Desember di Stadion Kanjuruhan, Malang. Manajer Persibo Taufik Risnendar mengiyakan soal tawaran ujicoba dari Singo Edan. "Memang ada tawaran ujicoba (dari Arema). Itu menarik untuk mengisi libur kompetisi. Kita setuju," kata Taufik.

Sebelumnya Arema FC sudah memastikan agenda ujicoba kontra Deltras Sidoarjo (1 Desember) dan Persela Lamongan (14 Desember). Dengan target mencari tujuh lawan ujicoba, masih ada empat sparring partner lagi yang masih dalam negosiasi.

"Dua ujicoba rencananya digelar di Bali saat pemusatan latihan pada Desember nanti. Kita masih mencari satu atau dua tim lagi untuk ujicoba di Kanjuruhan. Semoga kita mendapatkan lawan yang bagus atau berlaga di liga super," tutur Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Pemusatan latihan di Bali bakal digelar pada 4-11 Desember dan pelatih Miroslav Janu menyelipkan dua ujicoba melawan tim Bali. Sementara, untuk tim yang bakal diajak ujicoba di Malang, rencananya juga dari Jawa Timur atau sekitarnya.

Muncul rencana merangkul Persijap Jepara yang secara geografis tidak terlalu jauh dari Malang. Namun hingga kemarin belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Arema FC. Sebelumnya ada rencana mengajak Tim Nasional U-23, namun ternyata batal.

Program ujicoba, terutama di Stadion Kanjuruhan, menjadi program krusial bagi tim berlogo kepala Singa. Selain untuk menjaga ritme permainan tim, sisi finansial juga menjadi pertimbangan utama sang juara bertahan Indonesia Super League 2009-2010 itu.

Arema yang masih terus mencari tambahan dana, menganggap pertandingan di Kanjuruhan sebagai ladang potensial. Tak mengherankan, karena dari satu pertanding yang dijejali Aremania, tim bisa meraup pemasukan kotor hingga mendekati Rp1 miliar. Nominal yang murni dari penjualan tiket itu cukup fantastis di persepakbolaan Indonesia. Aremania sendiri cukup responsif dan menyadari kehadiran mereka di stadion menjadi suntikan darah bagi tim.

"Aremania sangat paham bagaimana kondisi timnya, sehingga kami yakin pertandingan ujicoba nanti tetap dipenuhi penonton atau supporter. Jadi dari program ujicoba itu kita mendapat dua keuntungan sekaligus, baik dari sisi permainan tim maupun finansial," terang Sudarmaji yang mantan wartawan ini.

Arema bisa saja dengan mudah mencari tim lokal atau tim yang kualitasnya jauh di bawah. Tapi dari pertimbangan penonton, laga menghadapi tim kecil kurang menarik untuk menyedot supporter ke stadion yang otomatis berimbas pada jumlah tiket yang terjual.

Tim Arema FC sendiri kini masih menikmati liburan jeda kompetisi dan rencananya baru kembali  merumput akhir pekan nanti.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya