Rekrut Pemain Muda, PSM Bisa Berhemat

M Syahrullah, Jurnalis · Minggu 25 September 2011 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 25 49 506852 pXIzfQNRbP.jpg PSM Makassar /IST

MAKASSAR - PSM Makassar mampu memangkas anggaran belanja pemain hingga 30 persen atau sekitar 4-5 miliar rupiah dari total budget tim 15 miliar rupiah musim ini. Penghematan tersebut dikarenakan PSM lebih banyak merekrut pemain-pemain muda lokal dengan harga sangat terjangkau.

 

Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, PSM adalah klub sepakbola yang cukup banyak melahirkan pemain-pemain muda berkualitas dalam pembinaan. Untuk merekrut pemain-pemain lokal muda pun tak sulit karena proses regenerasi yang berjalan tanpa putus.

 

Dalam perekrutan pemain lokal, kami (PSM) tidak kesulitan lagi. Hasil pembinaan yang berjenjang di PSM U-21 dan PSM U-18 adalah pemain-pemain terbaik di daerah ini yang diambil dari klub-klub binaan PSM, ujarnya saat konfrensi pers di mes pemain PSM Jl Tupai Makassar, kemarin (24/9/2011) sore.

 

“Pemain-pemain lokal muda hasil binaan itu akan diorbitkan oleh PSM. Mereka ini diambil dengan harga yang terjangkau sehingga manajemen mampu menekan biaya belanja pemain,” tuturnya.

 

Dia menjelaskan, meski rata-rata pemain muda dan baru di kancah sepakbola profesional nasional, namun kualitas dan kemampuan mereka tidak diragukan. Seperti Ismail, Rasyid, Rasul, M Azwar, dan Jufri, kata Wina, mereka sudah terasah saat memperkuat PSM U-21. Sebagian besar pemain lokal PSM merupakan putra daerah.

 

Alasan lain manajemen menghemat anggaran belanja pemain yakni mengikuti aturan salary cup yang diterapkan oleh PSSI dimana pemain bintang lokal hanya bisa dibanderol maksimal Rp500 juta per musim.

 

Di PSM, hanya Denny Marcel yang memiliki banderol tertinggi yakni Rp500 juta. Sementara Andi Oddang yakni Rp450 juta dan Satrio Syam Rp400 juta. Di bawahnya, dibanderol Rp150-300 juta.

 

Akan tetapi, penghematan biaya belanja pemain dengan merekrut pemain-pemain muda lokal juga memiliki resiko yang sangat besar. Ya, materi tim tidak bisa disandingkan dengan tim-tim lain yang diperkuat oleh pemain-pemain bintang atau kategori kelas satu.

 

Seperti Persisam Samarinda dan Persib Bandung, rata-rata pemain rekrutannya yakni yang memperkuat Timnas senior maupun U-23. Sementara di skuad Juku Eja merupakan pemain yang baru akan diorbitkan.

 

Dari segi skill dan mental, pemain muda PSM belum bisa bersaing dengan pemain-pemain mahal dan bertalenta di klub lain. Namun jika mampu diracik dengan baik oleh pelatih yang berkualitas, maka peluang untuk bersaing akan terbuka.

 

Sementara itu, General Manager (GM) PSM Husain Abdullah justru menilai jika skuad muda baru yang direkrut ini cukup menjanjikan. Secara materi, kata dia, mereka bisa bersaing dengan pemain-pemain bintang nasional.

 

Hanya saja, mungkin secara mental mereka masih perlu diasah. Guna mengantisipasinya, manajemen dan tim pelatih akan memperbanyak agenda uji coba tim dengan klub-klub amatir di Makassar dan Sulsel sebanyak satu kali dalam sepekan.

 

“Pemain-pemain muda ini jangan dianggap remeh. Mereka ini adalah anak-anak muda yang butuh kesempatan saja dan diperbanyak jam terbangnya. Saya yakin, suatu saat mereka akan menjadi pemain bintang baru di tanah air,” ungkapnya.

 

10 Pemain Lokal Muda Rekrutan Baru:

• Fachrul Nurdin (kiper)

• Tolle (stoper)

• Jufri (bek)

• Rasul (bek)

• Azwar (gelandang)

• Kurniawan (gelandang)

• Rasyid (gelandang)

• Kifli Tamara (stiker)

• Ismail (striker)

• Agung Batola (gelandang)

 

Pemain Lokal Muda Yang Dipertahankan:

• AM Guntur (kiper)

• Hendra Wijaya (bek/stoper)

• Suwandi Sofyan (stoper)

• Fandy Edy (stoper)

• Aditya Putra Dewa (gelandang)

• Fadly M (gelandang)

• M Rahmat (striker)

• Kaharuddin (striker)

• Risnandar (gelandang)

 

Pemain Lokal Senior Yang Dipertahankan:

• Andi Oddang (striker)

• Denny Marcel (kiper)

• Satrio Syam (bek)

 

Pemain Asing Yang Dipertahankan:

• Srecko Mitrovic (gelandang)

• Kwon Jun (gelandang/stoper)

 

 

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini