Share

Kriteria Klub Profesional ISL

Windi Wicaksono, Okezone · Rabu 03 Agustus 2011 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 03 49 487742 fJvpYMEwIt.jpg Foto: Dok. Okezone

JAKARTA - Lokakarya (workshop) PSSI bersama AFC hari ini (3/8) telah dibuka oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin sekitar pukul 14.30 WIB di Hotel Sahid, Jakarta. Banyak hal dibicarakan dalam workshop kali ini. Salah satunya adalah membangun klub professional.

Sesi workshop sendiri saat ini sudah memasuki presentasi tentang latar belakang kriteria calon klub profesional yang nantinya akan berkompetisi di Indonesian Super League (ISL), mulai musim depan. Anggota Komite Eksekutif Sihar Sitorus memaparkan seluruh kriteria kepada seluruh anggota PSSI yang hadir.

Terkait kriteria klub profesional, Sihar menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 22/2011, klub profesional tak bisa lagi menggunakan dana APBD. Selain itu, menurut Statuta PSSI, anggota adalah sebuah badan hukum.

"Dari latar belakang tadi, semua akan berdampak calon klub profesional, yakni klub-klub ISL, Divisi Utama, Divisi Satu, Pengprov serta LPI," terang Sihar.

Sihar menambahkan, workshop kali ini AFC akan memperjelas perihal Asian Champions' League Assessment Criteria untuk klub profesional."Dalam workshop ini, kita harap bisa mendapatkan gambaran format kompetisi musim 2011-2012," tukasnya.

Selain itu, dengan diadakannya workshop PSSI dan AFC, induk organisasi sepakbola nasional ini berharap dapat membuahkan hasil diantaranya:

- Mewajibkan semua klub sepakbola memiliki badan hukum yang berbentuk Perseroan Terbatas/Koperasi/Yayasan (Peraturan Pemerintah No.40 Tahun 2007).

-Mempersiapkan agenda kegiatan menuju kick off pada bulan Oktober 2011.

-Klub melakukan penyelesaian konflik internal yang terjadi di dalam klub.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini