CIMAHI – Entah apa yang tengah terjadi diinternal Persib Bandung, namun Manajer Persib Umuh Muchtar tiba-tiba memberikan ultimatum kepada para pemain. Manajemen tak ingin para pemain melontarkan kata-kata tak pantas kepada sang arsitek Jovo Cuckovic.
Tanpa merinci apa yang terjadi, Umuh menegaskan agar semua pemain bersikap profesional dan hormat kepada jajaran pelatih. “Jadi, kalau ada pemain yang mengucapkan kata-kata tidak pantas, akan saya tindak tegas. Kalau memang mereka ada keluhan atau masukan, silahkan sampaikan baik-baik,” ungkap Umuh, Selasa (26/10/2010).
Saat ditanya apa sudah ada pemain yang berbuat demikian, Umuh berkilah seandainya. Namun, ia menegaskan agar semua pemain mengikuti aturan yang dibuat pelatih juga asistennya. “Apalagi mereka semua pemain profesional. Jadi, harus mengikuti aturan main yang ada,” ujarnya.
Umuh juga menekankan soal absensi saat latihan. Ia tak mau ada pemain yang absen latihan tanpa alasan yang jelas. Hal ini biasanya terjadi usai laga. “Siapapun pemain yang banyak absen, akan kita nilai dan tindak. Sanksinya macam-macam, termasuk tidak dimainkan,” tegasnya.
Menurutnya, aturan soal kedisiplinan harus ditaati semua punggawa Maung Bandung. Manajemen khawatir jika tidak ada sanksi yang tegas, maka para pemain akan bersikap seenaknya, seperti saat insiden di Cirebon beberapa waktu lalu. “Kalau tidak tegas, lama kelamaan mereka bisa semakin berani dan bisa merusak tim juga,” sambungnya.
Ia kembali menegaskan bawah di Persib tidak ada pemain yang diistimewakan. Sehingga, seluruh pemain harus mengikuti aturan yang ada. “Kalau memang kata pelatih seorang pemain layak tampil, maka akan diturunkan. Tidak ada anak emas di tim ini,” pungkasnya.
(Dewi)