"Selain itu, saya juga mengganti pemain lain seperti Dendi dan Careca karena saya lihat kondisi fisik mereka sudah sangat berat. Kalau saat itu tidak segera diganti, bukan tidak mungkin mereka juga akan mengalami cedera," jelas Andre.
Kebijakan rotasi pemain pun kini menjadi pilar utama yang ditempuh Arema FC demi menjaga keseimbangan antara ambisi mendulang poin penuh dan keselamatan kondisi skuad. Andre menegaskan, perombakan komposisi pemain sama sekali bukan bentuk hukuman atau penilaian bahwa pemain tampil buruk sebelumnya.
"Ya, perubahan-perubahan tersebut adalah hal yang wajar. Bukan berarti pemain yang sebelumnya tampil melakukan kesalahan. Saat ini kami sedang berada dalam situasi yang sulit. Tentu saja, dalam sebuah pertandingan yang berlangsung selama 90 menit, hal seperti ini bisa terjadi," kata pelatih asal Brasil itu.
Saat ini, Arema FC menduduki posisi 10 klasemen sementara Super League 2026-2027 dengan mengoleksi sembilan poin dari tujuh pertandingan. Selanjutnya, Singo Edan dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (31/10/2026) mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.