Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bus Diserang, Persib Tempuh Jalur Hukum hingga Imbau Suporter Tahan Diri

Cikal Bintang , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2026 |18:06 WIB
 Bus Diserang, Persib Tempuh Jalur Hukum hingga Imbau Suporter Tahan Diri
Bus Diserang, Persib Tempuh Jalur Hukum hingga Imbau Suporter Tahan Diri (Dok Persib)
A
A
A

JAKARTA - Manajemen Persib Bandung mengecam keras penyerangan terhadap bus tim U-18 di rest area Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026). Manajemen juga meminta para pendukung untuk menahan diri dan tidak melakukan balasan. 

1. Kasus Ditangani Serius

Manajemen Persib bakal menempuh jalur hukum untuk penyelesaian kasus tersebut.

"Persib memandang serius insiden ini karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional, sekaligus dugaan perusakan kendaraan dan pengambilan barang milik rombongan tanpa hak," demikian pernyataan manajemen Persib, Senin (12/10/2026).

Klub menyatakan, segala bentuk kekerasan dan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. 

"Oleh karena itu, kejadian ini perlu ditangani secara serius, objektif, dan melalui jalur hukum agar fakta dapat diungkap serta pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Di sisi lain, manajemen Persib mengimbau seluruh pihak terutama suporter untuk menahan diri. Manajemen klub berjuluk Maung Bandung itu meminta suporter untuk tidak melakukan tindakan balasan yang bisa merugikan tim.

Bus Persib U18 diserang (Ist)
Bus Persib U18 diserang (Ist)

"Persib mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terdampak dan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Seluruh pihak juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memperburuk situasi," tulis keterangan resmi Persib.

2. Bus Diserang

Berdasarkan keterangan Persib yang diterima Okezone, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat kejadian, rombongan Persib U-18 sedang dalam perjalanan menuju Bandung setelah menghadapi Garuda United di Solo, Jawa Tengah, dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18.

Informasi awal menyebutkan, rombongan Persib berpapasan dengan kelompok suporter rival yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta. Bus Persib U-18 kemudian dilaporkan menjadi sasaran penyerangan oleh  oknum yang diduga berasal dari rombongan tersebut.

 

Namun, identitas pelaku utama dalam insiden itu belum dapat dipastikan. Persib juga melaporkan adanya kerusakan pada bus serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan anggota tim.

Dua personel Persib yang berada dalam rombongan tersebut, yakni Media Officer Persib untuk EPA Pandu Persada dan perwakilan Akademi Persib bernama Ridwan, mengalami situasi yang lebih sulit. Keduanya sempat terpisah dari rombongan ketika berusaha kembali ke bus setelah berada di area toilet rest area.

Situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi membuat Pandu dan Ridwan tidak dapat segera bergabung dengan rombongan. Bus tim EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara keduanya masih tertinggal di lokasi kejadian.

Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan sejumlah orang yang terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, dia kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di kawasan Rest Area KM 360 Batang.

Sementara itu, Ridwan berhasil meninggalkan lokasi setelah menumpang mobil milik orang tua salah satu pemain Persib U-18. Persib selanjutnya melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan Pandu sekaligus mengupayakan proses pengamanan dan evakuasinya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement