PROFIL Sandy Walsh menarik untuk diulas. Sebab, pemain versatile satu ini menjadi andalan baru Persib Bandung.
Walsh baru menjalani debut bersama Persib pada Rabu, 14 Oktober 2026, saat Maung Bandung mengalahkan The Cong-Viettel 1-0 di Grup E AFC Champions League 2 2026-2027. Ia tampil penuh 90 menit setelah absen 10 pekan akibat cedera.
Hasil tersebut membuat Persib memimpin Grup E dengan 6 poin dari dua laga. Debut itu sekaligus menjadi awal kiprah Sandy bersama Pangeran Biru, lebih dari tiga bulan setelah diperkenalkan pada Juli 2026.
Lantas, seperti apa profil Sandy Walsh dan bagaimana perjalanan kariernya hingga berseragam Persib?

Sandy Walsh memiliki nama lengkap Sandy Henny Walsh. Ia lahir di Brussels, Belgia, pada 14 Maret 1995, sehingga kini dirinya telah berusia 31 tahun.
Sandy Walsh merupakan anak dari Gary Walsh dan Brigitta Portier. Meski besar di Eropa, ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu.
Kakek Sandy Walsh lahir di Surabaya, sedangkan neneknya berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Setelah menikah, keduanya menetap di Belanda. Garis keturunan inilah yang membuatnya memenuhi syarat menjadi warga negara Indonesia.
Pemain dengan tinggi 183 cm itu bermain sebagai bek kanan dan bek tengah. Ia juga mampu tampil sebagai gelandang bertahan, sehingga dikenal sebagai pemain versatile. Selain kuat dalam bertahan, Sandy Walsh memiliki umpan silang akurat dan aktif membantu serangan dari sisi kanan.
Sandy Walsh meniti karier di akademi Anderlecht sejak 2003, lalu pindah ke akademi Genk pada 2011. Ia menjalani debut profesional pada September 2012 di usia 17 tahun dan tampil dalam 75 laga bersama Genk hingga 2017, sembari merasakan gelar Piala Belgia.
Setelah itu, Sandy Walsh memperkuat Zulte Waregem selama tiga musim dan tampil dalam 80 laga. Pada 2020, ia bergabung dengan KV Mechelen. Berdasarkan data Transfermarkt, sang pemain membukukan 133 laga, 9 gol, dan 15 umpan gol di semua kompetisi bersama klub tersebut.
Saat masih berseragam Mechelen, Sandy Walsh resmi menjadi warga negara Indonesia pada November 2022 bersama Jordi Amat. Ia kemudian menjadi andalan di lini belakang Timnas Indonesia dengan 19 penampilan dan 2 gol.