Arsitek tim berusia 47 tahun itu menekankan bahwa keunggulan individu semata tidak akan mampu menghadirkan prestasi. Kekompakan tim, komunikasi yang cair, serta pemahaman taktik yang matang tetap menjadi fondasi utama membangun Arema FC sebagai satu kesatuan yang solid.
Langkah perombakan tim makin terlihat dinamis setelah hadirnya 10 pemain baru yang membuat peta persaingan memperebutkan posisi starter menjadi kian ketat. Santos menilai atmosfer kompetisi internal ini sangat positif karena memicu motivasi tiap pemain untuk selalu tampil maksimal di tiap sesi latihan.
Saat ini, skuad Singo Edan dihuni oleh total 34 pemain untuk mengarungi padatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Kombinasi amunisi anyar dan pemain lama ini diharapkan membuat Arema FC jauh lebih kompetitif saat Super League 2026-2027 bergulir pada September mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.