Persija dipastikan finis di peringkat ketiga klasemen akhir. Walau begitu, kiprah Souza musim ini terbilang cemerlang dibandingkan dengan pencapaian Macan Kemayoran sebelumnya.
Sejak Liga Indonesia kembali sepenuhnya menggunakan format satu wilayah pada 2017, torehan poin tertinggi Persija sebelumnya tercipta pada Liga 1 2022-2023. Saat itu Macan Kemayoran finis sebagai runner-up dengan koleksi 66 poin.
Saat menjadi juara pada 2018, Persija hanya mengumpulkan 62 poin. Sekarang anak asuh Mauricio Souza sudah mengumpulkan 68 poin dan berpeluang mengakhiri musim dengan 71 poin.
Peningkatan level ini sayangnya belum sejalan dengan prestasi. Peringkat ketiga membuat Souza gagal penuhi target juara. Souza pun belum bisa berbicara banyak tentang masa depannya di Persija Jakarta.
"Ketika saya duduk dan memutuskan masa depan saya, maka kita akan melihat dan membicarakan susunan pemain,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.