MADRID – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, yakin timnya masih berpeluang menjuarai Liga Spanyol 2025-2026 usai menumbangkan Alaves 2-1, pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Menurut Arbelo, saat ini yang terpenting adalah skuad fokus menghadapi enam laga tersisa tanpa memperdulikan hasil dari Barcelona yang kini bertengger di puncak klasemen.
Pertandingan La Liga secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Untuk saat ini, Madrid masih menempati peringkat kedua di Liga Spanyol 2025-2026 dengan 73 poin. Los Blancos –julukan Madrid– tertinggal 6 poin dari Barcelona yang belum memainkan matchday ke-32.
Bagi Barcelona, mereka pun hanya perlu 13 poin lagi untuk mengunci gelar juara Liga Spanyol 2025-2026.
Ya, berbicara peluang juara Liga Spanyol 2025-2026, Arbeloa menginstruksikan anak asuhnya untuk terus berjuang hingga titik darah penghabisan. Fokus utama tim saat ini adalah menyapu bersih enam pertandingan sisa tanpa mempedulikan siapa lawan yang dihadapi, sekaligus meningkatkan level tuntutan terhadap performa individu masing-masing pemain.
Arbeloa juga memberikan penjelasan terkait situasi Eduardo Camavinga yang kembali merumput dan kekecewaan Jude Bellingham saat ditarik keluar. Ia menekankan keputusan tersebut murni untuk menjaga kebugaran pemain yang baru sembuh dari cedera, seperti halnya Eder Militao, guna menghindari risiko lebih lanjut.
Bagi Arbeloa, semangat juang para pemain muda yang ingin terus membantu tim adalah sinyal positif bagi masa depan klub.
"Saya peduli dengan apa yang dipertaruhkan Madrid, bukan apa yang dipertaruhkan untuk saya dalam enam pertandingan tersisa," jelas Arbelo, melansir dari Marca, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertandingan melawan Alaves di Stadion Santiago Bernabeu, ada berbagai momen menarik terjadi, salah satunya tekanan suporter terhadap Vinicius Junior. Arbeloa memilih pasang badan untuk anak asuhnya sembari menegaskan bahwa kepentingan kolektif tim berada di atas segalanya.
Menanggapi siulan yang sempat terdengar dari tribun untuk Vinicius, Arbeloa mengaku tidak terkejut namun tetap memberikan pembelaan. Menurutnya, pemain asal Brasil tersebut adalah sosok yang memiliki loyalitas tinggi dan keberanian untuk memimpin lini serang di masa-masa sulit.
"Ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi pada kami. Vinicius selalu melakukan upaya besar untuk memikul beban tim di pundaknya. Dia tidak bersembunyi, dia adalah seorang Madridista sejati yang merasakan kebanggaan pada lambang klub dan memiliki keberanian besar," sambung Arbeloa.
Arbeloa juga merasa lega karena pada akhirnya publik memberikan apresiasi lewat tepuk tangan dan berharap sang pemain bertahan untuk waktu yang lama di Madrid.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.