Di sisi lain, kubu tuan rumah merasa sangat dirugikan oleh keputusan wasit, terutama terkait kartu merah yang diterima Nico Williams. Diego Simeone menyoroti inkonsistensi keputusan wasit dan membandingkannya dengan insiden di laga lain antara Real Betis dan Rayo Vallecano.
Simeone mengungkapkan rasa penasarannya terhadap kriteria yang digunakan oleh Komite Teknis Wasit (CTA). Ia merasa timnya kesulitan mengembangkan permainan setelah harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama.
"Saya melihat aksi di Betis-Rayo. CTA bilang itu pengusiran (kartu merah). Kami harap CTA bisa menjelaskannya dengan baik dan memperjelas jenis permainan apa itu," sindir pelatih berjuluk El Cholo tersebut.
Meski merasa ada kesalahan dari pengadil, Simeone menolak untuk merasa dizalimi. Ia lebih memilih fokus pada daya juang para pemain mudanya yang memberikan perlawanan maksimal di babak kedua.
"Wasit bisa salah sebagaimana kami para pelatih juga bisa salah. Jika mereka melihatnya seperti itu, ya sudah," pungkas Simeone.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.