GELANDANG Persib Bandung, Thom Haye, merasa emosional usai meraih kemenangan tandang melawan Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-19 Super League 2025-2026. Ia menganggap laga itu sebagai sesuatu yang spesial karena bermain di Solo, tempat kelahiran kakek yang menjadi akar keluarganya.
Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu 31 Januari 2026 malam WIB. Gol kemenangan skuad berjuluk Maung Bandung itu dicetak lewat tandukan Andrew Jung pada menit ke-40.
Bagi Thom Haye, pertandingan tersebut sangat emosional. Bertanding di Solo diakuinya sebagai sesuatu yang sudah sangat dinantikan. Pemain bernomor punggung 33 itu mengaku bersemangat sejak awal jadwal pertandingan dirilis.
"Sejujurnya, beberapa hari terakhir ini terasa sedikit emosional bagi saya. Jika dipikirkan, sekitar 100 tahun yang lalu kakek saya lahir di sini (Solo)," kata Thom Haye, Okezone mengutip dari laman resmi Persib Bandung, Selasa (3/2/2026).
Solo memang jadi salah satu akar dan darah yang mengalir dalam tubuh Thom Haye. Kakeknya diketahui lahir di Surakarta pada 30 Desember 1925. Hal itu pula yang membuat Thom Haye sah untuk menjadi warga negara Indonesia dan membela Timnas Indonesia.
Kebahagiaan Thom Haye semakin terasa istimewa karena mampu meraih kemenangan bersama Persib Bandung. Menurutnya hal itu jadi pelengkap kebahagiaan bagi dirinya dan keluarga besarnya di Belanda.
"Saya sangat menantikannya dan sangat bersemangat. Ini adalah hari yang istimewa bagi keluarga saya. Saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan," ucap Haye.
Thon Haye sebenarnya ingin lebih lama di sana karena belum sempat mengeksplorasi keindahan kota Solo. Hanya saja, ia tak bisa melakukannya untuk saat ini karena padatnya jadwal Persib Bandung.

"Sulit untuk berkeliling karena kami harus berada di hotel. Saya mencoba melihat-lihat sedikit dan menikmatinya, tetapi saya benar-benar ingin kembali lagi ke sini saat memiliki waktu lebih banyak," jelas eks pemain SC Heerenveen ini.
Selain berdarah Solo, Thom Haye juga memiliki darah Sulawesi yang mengalir dalam tubuhnya. Asal-usul itu berasal dari sang nenek yang lahir di pulau tersebut.
(Ramdani Bur)