JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Persijap Jepara. Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan dalam dunia sepak bola, status tim unggulan di atas kertas tidak pernah menjamin hasil akhir jika kewaspadaan mengendur.
Pertemuan kedua tim tersebut merupakan bagian dari pekan ke-16 Super League 2025-2026. Laga krusial ini dijadwalkan akan berlangsung di markas kebanggaan Macan Kemayoran, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu 3 Januari 2025.
Mauricio Souza menyadari Persija Jakarta jauh lebih diunggulkan dibandingkan Laskar Kalinyamat –julukan Persijap– jika merujuk pada perbandingan posisi di klasemen sementara. Namun, ia tidak ingin Rizky Ridho dan kolega merasa besar kepala yang justru dapat menjadi bumerang bagi tim.
Saat ini Persija kukuh berada di posisi ketiga dengan raihan 32 poin dan tengah bersaing di jalur juara. Sementara itu, Persijap masih terpuruk di posisi ke-17 klasemen karena baru mampu mengumpulkan sembilan poin sepanjang musim ini.
"Makanya saya bicara setiap laga itu cerita baru. Jadi satu tim yang kita main waktu itu kita ada di zona bawah. Saya sudah bicara berapa kali bahwa liga ini tidak mudah," kata Mauricio Souza dalam konferensi pers, Jumat (2/1/2026).
"Jadi, apapun di mana posisi klasemen tim kita harus respek sama lawan. besok tidak berbeda. dimanapun mereka klasemen," tambahnya.
Pelatih bertangan dingin tersebut menegaskan bahwa skuad Macan Kemayoran harus menampilkan performa terbaiknya sejak menit awal. Kedisiplinan taktik menjadi kunci utama agar Persija tidak terpeleset dan mampu mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
"Kami harus masuk dengan konsentrasi total. kita harus lakukan hasil dari latihan," tutup Souza.
(Rivan Nasri Rachman)