JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mematok target poin penuh saat menjamu Persijap Jepara dalam pekan ke-16 Super League 2025-2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu 3 Januari 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Macan Kemayoran demi ambisi besar mereka mengudeta posisi puncak klasemen sementara.
Saat ini, Persija Jakarta bertengger di posisi ketiga dengan koleksi 32 poin. Rizky Ridho dan kawan-kawan hanya terpaut tipis, yakni selisih dua angka dari sang rival abadi, Persib Bandung, yang masih memimpin di posisi teratas dengan torehan 34 poin.
Mauricio Souza menekankan pentingnya menjaga konsistensi agar Persija tetap berada di koridor persaingan juara kompetisi kasta tertinggi di tanah air. Karena itu, ia menginstruksikan para pemainnya untuk tampil disiplin dan tidak boleh kehilangan poin sedikit pun dalam setiap pertandingan yang tersisa.
"Kalau mau ke puncak klasemen besok, harus menang," jelas Mauricio Souza dalam konferensi pers, Jumat (2/1/2026).
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengakui bahwa timnya telah melakukan persiapan semaksimal mungkin meskipun harus berpacu dengan keterbatasan waktu. Bagi Souza, jadwal yang padat di awal tahun ini menjadi tantangan tersendiri yang harus ditaklukkan oleh seluruh elemen tim.
"Kami tidak banyak waktu untuk persiapan. Kami main hari senin (lawan Bhayangkara FC), lalu sabtu tanding lagi sore. Jadi, waktu untuk istirahat tidak terlalu lama," tambahnya.
Meski diunggulkan di atas kertas, Mauricio Souza menyatakan Persija telah membedah secara mendalam kekuatan serta kelemahan Persijap Jepara. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Macan Kemayoran tidak mau memandang remeh lawan, meski sang tamu tengah berjuang di papan bawah.
"Kami analis tentang lawan sudah. Kami sudah lebih kuat dari hasil positif di lapangan. kami tau laga besok penting. Tim punya motivasi tinggi untuk laga," tutup Mauricio Souza.
Sebagai informasi, laga melawan Persijap merupakan momen penting bagi Persija untuk memanfaatkan dukungan penuh ribuan The Jakmania di kandang sendiri. Kemenangan tidak hanya akan memberikan tambahan tiga poin, tetapi juga memberikan tekanan mental bagi tim-tim pesaing di jalur juara.
(Rivan Nasri Rachman)