
Selepas pertandingan, Fabregas berbicara tentang Sassuolo yang menurutnya adalah tim yang kuat. Jebolan akademi Barcelona itu mengatakan ada enam pemain kuat yang menjadi sosok kunci di Sassuolo. Tak ada Jay Idzes.
“Kami bermain melawan tim yang diperkuat (Domenico) Berardi, (Andrea) Pinamonti, (Armand) Laurienté, (Alieu) Fadera, (Kristian) Thorstvedt, dan (Ismael) Koné, yang menurut saya merupakan pemain yang sangat kuat. Ini tim yang kuat, dan ini merupakan ujian penting bagi kami,” kata Fabregas dikutip dari laman Sassuolo News, Minggu (30/11/2025).
Meski demikian, Jay Idzes merupakan andalan di lini belakang Neroverdi -julukan Sassuolo. Pemain Timnas Indonesia itu tercatat sudah membukukan 12 penampilan bersama Sassuolo di Liga Italia 2025-2026.
Sementara itu, Fabregas mengatakan kemenangan atas Sassuolo penting bagi perkembangan Como. Fabregas berharap, Como menjadi tim yang terus berkembang dan bisa menyaingi klub-klub papan atas Italia.
“Kami Como, tim kecil tetapi dengan hati yang besar, dengan rencana besar untuk masa depan, untuk tumbuh perlahan, dan setelah 2-3-4-5-6-7 tahun, identitas ini akan jauh lebih kuat melawan tim-tim dengan sejarah 100 tahun,” tutur Fabregas.
“Kami telah menjadi tim selama dua tahun, yang tidak cukup untuk menciptakan budaya yang berbeda, mentalitas yang berbeda, tetapi kami sudah jauh lebih maju dari yang saya harapkan. Kami sedang membangun tim yang hebat, sangat muda, terkadang kami menang, terkadang kami kalah, tetapi selalu dengan visi kami,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)