MANTAN pemain Juventus Alessandro Matri mengungkap penyebab Sassuolo sulit bersaing di papan atas Liga Italia 2025-2026. Menurut Alessandro Matri, Jay Idzes dan kawan-kawan dibentuk hanya untuk kepentingan bisnis bukan prestasi.
Saat ini, Sassuolo berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan mengumpulkan 38 poin. Sassuolo kalah jauh dari tim yang baru promosi musim lalu, Como 1907, yang kini duduk di posisi empat klasemen dengan 51 angka.
"Sassuolo tidak pernah menunjukkan keinginan untuk berkembang. Mereka tampak seperti proyek yang berbeda dari Bologna, Atalanta, atau Como," kata Alessandro Matri, Okezone mengutip dari Sassuolo News, Kamis (11/3/2026).
"Tujuan Sassuolo adalah untuk mengembangkan pemain," lanjut Matri yang pernah bermain untuk Sassuolo pada 2016-2020.
Menurut Alessandro Matri, apa yang dilakukan Sassuolo tidak ada salah. Langkah itu diambil manajemen untuk keberlangsungan klub.
"Ini adalah pekerjaan berkelanjutan untuk mengembangkan pemain, menjual mereka untuk mengumpulkan uang," kata Alessandro Matri.
"Mereka tidak pernah menunjukkan keinginan untuk berkembang," tegas pemegang tiga trofi Liga Italia ini.