Share

Menang 2-0 atas Spezia, Massimiliano Allegri Masih Kurang Puas dengan Permainan Juventus

Muammar Yahya Herdana, MNC Portal · Jum'at 02 September 2022 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 02 47 2659243 menang-2-0-atas-spezia-massimiliano-allegri-masih-kurang-puas-dengan-permainan-juventus-skWeLG9R1W.JPG Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (Foto: Reuters)

TURIN - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri senang timnya mampu merebut kemenangan atas Spezia di laga pekan keempat Liga Italia 2022-2023. Namun, Allegri masih belum puas dengan permainan Juventus lantaran menurutnya masih banyak kekurangan yang terlihat dari laga tersebut.

Pertandingan Juventus vs Spezia dilangsungkan di Allianz Stadium, Turin, pada Kamis 1 September 2022 dini hari WIB. Meski mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dari Spezia, Juventus akhirnya mampu memastikan kemenangan dengan skor 2-0.

Juventus vs Spezia

Allegri merasa tim asuhannya telah bermain dengan optimal sejak awal laga dan Dusan Vlahovic (9') sukses mencetak gol pembuka di laga tersebut. Namun Allegri juga mengakui bahwa Juventus sempat kehilangan tempo permainan terbaiknya sehingga kesulitan mencetak gol tambahan.

"Kami bermain baik pada awalnya, kemudian kami sedikit menurunkan intensitas dan kami mengalami beberapa kesulitan," ungkap Massimiliano Allegri dilansir dari situs resmi Juventus, Jumat (2/9/2022).

Juventus pun berhasil menggandakan keunggulannya di menit ke-90+2 yang dihasilkan oleh Arkadiusz Milik. Meski merasa tim asuhannya masih tidak maksimal, Allegri merasa senang karena Juventus tidak kebobolan di laga tersebut dan berharap mereka bisa tampil lebih baik lagi kedepannya.

"Kami harus melakukan yang lebih baik. Yang penting adalah menang dan kami melakukannya tanpa kebobolan gol, kami harus senang tentang itu," sambung Allegri.

Juventus vs Spezia

Allegri merasa bahwa Juventus harus terus menguasai jalannya pertandingan demi mendapatkan hasil yang diinginkan. Meski begitu, pelatih berusia 55 tahun itu juga tidak ingin Juventus lini pertahanan mereka menjadi taruhannya.

"Kami harus memiliki kekuatan untuk memahami bahwa ketika kami menguasai bola, permainan harus dikendalikan dan dikelola, tetapi juga dapat dilakukan dalam fase bertahan," tutup pelatih asal Italia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini