Bahas Transfer Manuel Locatelli, Sassuolo Segera Bertemu dengan Juventus

Antara, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 47 2438328 bahas-transfer-manuel-locatelli-sassuolo-segera-bertemu-dengan-juventus-Ew4wYpT2b3.jpg Manuel Locatelli. (Foto/Reuters)

TURIN Manuel Lucatelli menjadi salah satu pemain yang menjadi incaran Juventus. Minat tersebut mendapat sambutan dari Sassuolo, klub yang dibeli sang pemain. Oleh karen itu CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, akan menemui pihak Juventus guna melanjutkan proses negosiasi transfer.

Carnevali mengatakan bahwa timnya akan menunggu sampai Locatelli kembali dari Piala Eropa 2020 sebelum membahas masa depannya. Namun, dia mengungkapkan telah menerima sejumlah tawaran untuknya.

Foto/UEFA

Locatelli sendiri bermain apik bersama Timnas Italia di Piala Eropa 2020. Performanya tersebut menarik Juventus juga Arsenal.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Mulai Tertarik Gabung ke PSG, Ini Sebabnya

“Kami telah menerima tawaran untuk Locatelli, tetapi juga Domenico Berardi, Giacomo Raspadori dan Jeremie Boga juga mendapatkan tawaran,” kata Carneali kepada Sky Sport, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Maurizio Sarri: Jadi Pelatih Cristiano Ronaldo Itu Berat!

“Kami akan berbicara tentang Locatelli ketika Piala Eropa 2020 berakhir, kami ingin membuatnya tenang. Kami telah menerima tawaran penting untuknya, pembicaraan dengan salah satu (klub) sedang berlangsung dengan sangat baik."

“Kami bertemu dengan Juve dan kami membuat janji pekan depan, tetapi itu semua untuk dievaluasi.

"Hari ini bursa transfer Italia mengalami kesulitan besar, tawaran datang dari luar negeri, dan jelas kami memiliki pemain yang haus bermain untuk klub besar," ungkapnya

Sassuolo telah menjual bek Brasil Marlon ke Shakhtar Donetsk musim panas ini, sementara Federico Di Francesco pergi ke SPAL dan Hellas Verona memboyong Giangiacomo Magnani.

Carnevali mengatakan bahwa Sassuolo telah mengumpulkan dana cukup untuk mempertahankan pemain kunci mereka demi mengarungi musim 2021-2022.

Foto/Reuters

“Ini adalah kebanggaan dan ketenangan, yang berarti klub kami memiliki kesempatan untuk memikirkan masa depan yang dapat memberi kami jaminan dari sudut pandang ekonomi," ujarnya.

“Kebijakan kami berusaha untuk tidak menjual banyak pemain. Kami sudah menjual Marlon, kami tidak perlu menjual satu pemain lagi."

“Bila kondisi yang tepat ada, kami semua akan senang dan puas. Bila kami tidak menemukannya. Kami akan terus seperti ini karena kami tidak perlu menjual pemain,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini