Setelah Dituding Sewa Buzzer, Kantor Barcelona Kini Digerebek Polisi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 46 2370386 setelah-dituding-sewa-buzzer-kantor-barcelona-kini-digerebek-polisi-naMM730GV1.jpg Para pemain Barcelona (Foto: Reuters)

BARCELONA – Kantor Barcelona digerebek oleh Kepolisian Catalunya guna menyelidiki skandal Barcagate. Hal ini tentunya membuat reputasi Barcelona semakin tercemar setelah klub berjuluk Blaugrana itu dilaporkan menyewa buzzer beberapa waktu lalu.

Saat ini Barcelona sejatinya sedang dalam investigasi polisi. Pasalnya, ada laporan yang menyebut bahwa telah terjadi korupsi di kubu Barcelona yang kemudian disebut dengan istilah Barcagate.

Baca juga: Lautaro Martinez Ungkap Penyebab Batal Gabung Barcelona

Pada 2020, ketika Josep Maria Bartomeu masih menjabat sebagai Presiden klub, Barcelona dilaporkan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan konsultan media, I3 Ventures. Disebutkan bahwa hal itu dilakukan untuk memantau pemberitaan terkait klub di dunia maya.

Josep Maria Bartomeu saat menjabat sebagai presiden Barcelona

Bisa dibilang, tugas I3 Ventures adalah memastikan agar reputasi dan citra yang dimiliki Barcelona selalu baik di mata masyarakat. Akan tetapi, Cadena SER melaporkan bahwa I3 Ventures juga disewa untuk menyerang pihak-pihak yang menentang kebijakan klub.

Baca juga: Depak Ronald Koeman, Barcalona Tunjuk Mikel Arteta sebagai Pelatih Anyar

Para pemain seperti Gerard Pique dan Lionel Messi, kemudian Xavi Hernandez selaku legenda klub, telah menjadi korban dari keganasan buzzer tersebut. Sebab, mereka beberapa kali mengkritik kebijakan klub.

Tidak hanya itu, Bartomeu juga disebut menyewa buzzer untuk melawan para kandidat Presiden Barcelona, seperti Joan Laporta dan Victor Font. Sebagaimana diketahui, pemilihan Presiden Barcelona yang baru rencananya dilangsungkan pada 2021 ini.

Tudingan menyewa buzzer tersebut tentunya dibantah oleh Bartomeu. Ia menjelaskan bahwa tujuannya menjalin kerja sama dengan I3 Ventures hanya untuk melakukan analisis di media sosial.

Sedangkan mengenai pihak-pihak yang menyerang Messi, Xavi, dan tokoh-tokoh lainnya, Bartomeu mengaku tidak tahu. Akan tetapi, delapan anggota klub melancarkan pengaduan resmi ke polisi, sehingga mendorong penyelidikan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Lionel Messi

Pada Senin (1/3/2021), Cadena SER melaporkan bahwa polisi telah melakukan penggerebekan di kantor Barcelona. Dokumen terkait kasus itu juga dibawa dalam penggeledahan yang dilakukan Juli lalu.

Tuduhan resmi terhadap mereka yang terlibat pun belum dikesampingkan, karena administrasi yang tidak adil dan korupsi antar-individu. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari bukti-bukti yang lebih kuat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini