PELATIH Cremonese, Davide Nicola, mengaku sempat ketakutan ketika melihat Emil Audero terkena petasan yang dilempar oknum suporter Inter Milan. Di satu sisi, Davide Nicola juga mengapresiasi Emil Audero karena sang pemain bersedia tetap melanjutkan pertandingan.
Insiden buruk terjadi saat Cremonese menjamu Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia pada Senin 2 Februari 2026 dini hari WIB. Sebuah petasan meledak di lapangan, tepat di dekat gawang Emil Audero pada menit ke-48.

Oknum suporter tim tamu, Inter Milan, melempar sebuah benda yang diduga petasan ke area kotak penalti dekat posisi Emil Audero berdiri. Tiba-tiba, benda tersebut meledak dan seketika asap mengepul. Kiper Timnas Indonesia itu juga sempat terjatuh karena insiden tersebut.
Davide Nicola mengaku bahwa awalnya ia tidak mengetahui adanya insiden tersebut. Ia mengaku kaget sekaligus ketakutan melihat Emil Audero terjatuh akibat ledakan tersebut.
“Saya hanya melihat bagian akhirnya dan sempat takut karena khawatir dia terkena ledakan,” kata Davide Nicola, Okezone mengutip dari laman resmi Cremonese, Rabu (4/2/2026).
“Namun, kemudian Emil merasa sanggup untuk melanjutkan pertandingan. Saya menyukai sikap sportivitas dan kejujuran; dia melakukan apa yang dirasakannya dan keputusan untuk melanjutkan itu sudah tepat,” sambung Davide Nicola.