Edinson Cavani Klaim Pernah Tolak Juventus dan Inter Milan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 51 2325451 edinson-cavani-klaim-pernah-tolak-juventus-dan-inter-milan-Ui5ycE4FIH.JPG Edinson Cavani merayakan gol (Foto: Reuters/Adam Davy)

MANCHESTER – Sebagai penyerang tajam, wajar apabila banyak klub meminati jasa Edinson Cavani. Penyerang asal Uruguay itu pun sadar dengan ketertarikan klub-klub papan atas. Namun, ia mengklaim pernah menolak pendekatan dari Juventus dan Inter Milan karena kecintaan terhadap Napoli.

Seperti diketahui, Edinson Cavani memang pernah membela Napoli pada 2011-2013. Sekali pun hanya dua tahun, pemain kelahiran Salto itu mampu mengemas 104 gol dalam 138 penampilan buat I Partenopei. Pada musim panas 2014, Paris Saint-Germain (PSG) lantas meminangnya.

Bermain dalam 301 penampilan hingga musim panas 2020, Edinson Cavani mengoleksi 200 gol di semua kompetisi. Catatan itu membawanya sebagai top skor sepanjang masa PSG. Koleksi 304 gol dalam 439 pertandingan sudah cukup membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang subur.

Baca juga: Cavani Dinilai Layak Jadi Andalan Baru Lini Depan Man United

Edinson Cavani dilepas PSG secara gratis (Foto: Twitter/@ECavaniOfficial)

Tidak heran, ketika kontraknya berakhir pada musim panas 2020, sejumlah klub berusaha menggaetnya. Kendati sudah berusia 33 tahun, ketajaman serta pengalaman Edinson Cavani masih terlalu berharga. Namun, ada dua klub yang lantas ditolaknya karena terlalu cinta pada Kota Naples.

“Hanya terima kasih. Saya akan selalu bersyukur dan berterima kasih atas cinta dari pendukung Napoli. Karena alasan itu, saya mengatakan tidak kepada sejumlah klub Italia, termasuk Juventus yang sering menelefon, dan Inter,” terang Edinson Cavani, mengutip dari Football Italia, Kamis (10/12/2020).

“Saya tidak bisa melakukannya terhadap Neapolitan –sebutan warga Kota Naples. Jika saya berpikir tentang Naples, saya hanya berpikir soal kegembiraan,” sambung penyerang berjuluk El Matador tersebut.

Juventus sendiri pada akhirnya memilih mendatangkan Alvaro Morata dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas 2020. Striker berkebangsaan Spanyol itu merupakan pilihan kesekian setelah penolakan dari Edinson Cavani dan kegagalan transfer Edin Dzeko.

Sementara itu, Inter Milan tidak merekrut penyerang baru pada musim panas 2020. Nerazzurri memilih memperkuat lini tengah dengan memboyong Arturo Vidal serta memulangkan Ivan Perisic dari masa peminjaman di Bayern Munich. 

Edinson Cavani mencetak gol pertama untuk Man United (Foto: Reuters)

Cerita akhirnya sama-sama kita ketahui. Edinson Cavani memilih menerima pinangan Manchester United. Apalagi, Setan Merah memang membutuhkan seorang penyerang tajam dan berpengalaman.

Klub raksasa Inggris itu mengikat Edinson Cavani dengan skema kontrak 1+1 alias satu tahun dengan opsi perpanjangan otomatis selama setahun. Ia langsung membuktikan diri dengn mencetak tiga gol dari 10 penampilan di semua kompetisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini