PORTO – Kemenangan 2-0 Manchester City atas FC Porto di laga perdana fase liga Liga Champions 2026-2027 diwarnai dengan tensi panas dan sebuah insiden yang tak terduga. Pertandingan yang digelar di Estadio do Dragao, pada tersebut dihiasi berbagai drama emosional, baik di dalam lapangan maupun di lorong stadion.
Sorotan utama tertuju pada striker andalan Man City, Erling Haaland, yang mengaku mengalami kejadian di luar nalar. Bintang asal Norwegia itu menyebut pemain Porto, Pablo Rosario, secara sengaja meremas bagian bokongnya pada masa injury time.
Insiden tersebut bermula ketika Rosario melanggar Haaland sesaat setelah sang penyerang memastikan keunggulan lewat gol keduanya. Pelanggaran ini memicu keributan kecil antar pemain, yang ironisnya justru membuat Haaland ikut diganjar kartu kuning oleh wasit.
Menanggapi kejadian unik di penghujung laga itu, Haaland memberikan komentar yang cukup menggelitik.
"Saya sangat berhasrat mencetak hat-trick dan sepertinya dia sangat berambisi untuk mencegah saya. Anda nanti akan melihat foto saat dia meremas bokong saya. Akan sangat menarik untuk melihat foto tersebut," ungkap Haaland, mengutip dari ESPN, Kamis (10/9/2026).
Sejatinya, atmosfer pertandingan memang sudah panas sejak babak pertama berakhir. Para pemain dari kedua kubu diketahui sempat terlibat adu mulut dan aksi saling dorong saat berjalan menuju lorong ruang ganti saat turun minum.
Pemicu utama kemarahan kubu tuan rumah adalah insiden benturan fisik yang melibatkan bek Man City, Marc Guehi. Siku Guehi mengenai kepala Gabri Veiga saat berduel di udara hingga berdarah, namun wasit tidak memberikan kartu merah, memicu protes keras yang bahkan mengharuskan petugas keamanan turun tangan.
Kekecewaan mendalam pun diutarakan secara terbuka oleh pelatih Porto, Francesco Farioli.