BARCELONA – Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, siap jika Lionel Messi pergi dari Barcelona pada akhir musim 2020-2021. Tebas menilai kepergian Messi sama, seperti waktu Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid dan Neymar Jr hengkang dari Barcelona.
Messi ingin hengkang dari Barcelona pada bursa transfer musim panas 2020. Berbagai masalah internal serta penurunan prestasi Barcelona disinyalir menjadi penyebab utama Messi ingin berganti klub.

Keinginan Messi pergi memicu perselisihan antara dirinya dengan Blaugrana –julukan Barcelona. Perselisihan itu berakar pada masalah harga transfer sang pemain.
Messi ingin pergi secara gratis tetapi Barcelona mengklaim setiap klub yang ingin beli La Pulga –julukan Messi– harus membayar klausul pelepasannya senilai 700 juta euro (sekira Rp12,1 triliun). Perbedaan pandangan itu dikarenakan klausul khusus di kontrak Messi.
BACA JUGA: Utang Menumpuk, Javier Tebas Beberkan Kondisi Keuangan Barcelona
Klausul khusus dalam kontrak Messi membuat pemain asal Argentina itu bisa pergi secara gratis pada setiap akhir musim. Sementara itu, Barcelona menilai klausul itu telah kedaluwarsa pada 10 Juni lalu.
Jika berlanjut, perselisihan Messi dan Barcelona kemungkinan besar harus diselesaikan di pengadilan. Akan tetapi, Messi mengalah dengan tetap bertahan di Barcelona hingga kontraknya habis pada akhir musim 2020-2021. Setelah itu, Messi baru akan memutuskan masa depannya di Barcelona.