Barcelona Gagal Capai Kesepakatan dengan Para Pemain soal Pemotongan Gaji

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 46 2308351 barcelona-gagal-capai-kesepakatan-dengan-para-pemain-soal-pemotongan-gaji-0l8x9aBwqm.jpg Pemain Barcelona selebrasi (Foto: Reuters)

BARCELONA – Pandemi Virus Corona (Covid-19) membuat Barcelona kini mengalami kerugian pendapatan hingga mencapai 300 juta euro atau sekira Rp5 triliun. Hal ini pada akhirnya membuat dewan klub mengambil keputusan untuk memotong gaji para pemain guna menyeimbangkan neraca keuangan mereka.

Sebenarnya bukan hanya para pemain yang akan mengalami pemotongan gaji, namun juga para karyawan di klub, staf, hingga pelatih. Maka dari itu, diadakanlah pertemuan antara para petinggi klub dengan perwakilan pemain serta pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan ini.

Setelah melakukan perhitungan, Barca harus melakukan penyesuaian gaji sebesar 191 juta euro. Maka dari itu, dewan manajemen berencana untuk memotong gaji sebesar 30 persen kepada masing-masing orang di klub, termasuk sang megabintang, Lionel Messi.

Baca juga: Memphis Depay Kasih Kode Minta Diboyong Barcelona

Lionel Messi

Kendati demikian, dalam pertemuan yang telah mereka lakukan, tidak ada kesepakatan yang tercapai. Perwakilan para pemain dan karyawan menolak permintaan dari pihak dewan manajemen soal pemotongan gaji tersebut.

“Hari ini, 11 November (waktu setempat), setelah beberapa hari pertemuan yang intens dan melelahkan, para pihak yang terlibat telah menyelesaikan pembicaraan tanpa mencapai kesepakatan yang tegas,” tulis pernyataan resmi Barca.

“Kami menemukan diri kami dalam situasi di mana ini bergantung pada dewan manajemen untuk membuat keputusan yang akan membantu meringankan masalah keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19,” lanjut pernyataan tersebut.

“Secara moneter, klub menghadapi kerugian pendapatan sebesar 300 juta euro untuk musim 2020-2021 saja. Dengan demikian, penyesuaian gaji sebesar 191 juta neuro harus dilakukan,” terang mereka.

“Proses negosiasi telah mengungkapkan keinginan tulus semua pihak untuk mencapai kesepahaman, termasuk proses penggantian gaji yang harus ditunda dalam jangka pendek,” sambungnya.

Barcelona

Karena hingga saat ini belum ada kesepakatan yang tercipta, makan direncanakan untuk menggelar pertemuan berikutnya. Saat ini, dewan manajemen Barca memberikan waktu hingga 23 November 2020 kepada pihak-pihak terkait untuk memikirkan kembali kebijakan ini.

“Semua pihak telah sepakat untuk memberikan waktu satu sama lain hingga 23 November untuk merenungkan dan memutuskan apakah proposal yang tersisa di meja dapat diterima," tutup pernyataan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini