Kepergian Messi dari Barcelona Akan Berdampak Buruk untuk Liga Spanyol

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 46 2292489 kepergian-messi-dari-barcelona-akan-berdampak-buruk-untuk-liga-spanyol-E93RlHZsaP.jpg Lionel Messi (Foto: Twitter/@FCBarcelona)

MADRID – Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, menyatakan kepergian Lionel Messi dari Barcelona akan berdampak buruk untuk sepakbola Negeri Matador. Menurut Tebas, keberadaan Messi membuat industri sepakbola Spanyol berkembang sehingga kepergiannya akan merugikan banyak orang.

Pamor Liga Spanyol kemungkinan besar akan turun jika Messi pergi dari Barcelona. Sebab, tidak sosok megabintang yang membuat Liga Spanyol menarik ditonton. Kepergian Messi mungkin akan memberikan dampak lebih besar ketimbang hengkangnya Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada 2018 silam.

Lionel Messi (Foto: Twitter/@FCBarcelona)

“Saya tidak yakin apakah meninggalkan Barca merupakan ide yang bagus untuk Messi. Mungkin ya sebagai pemain, tetapi tidak untuk Messi sebagai (bagian dari) industri sepakbola. Sebab, dia (Messi) adalah mesin dalam menciptakan industri di sekitarnya,” ujar Tebas, menyadur dari Goal International, Senin (12/10/2020).

Namun, Tebas tidak bisa melakukan apa-apa soal masa depan La Pulga –julukan Messi. Semua keputusan tentang masa depan Messi ada di tangannya sendiri apalagi setelah drama pada akhir musim lalu. Messi kemungkinan besar akan hengkang dari Barcelona pada akhir musim 2020-2021.

BACA JUGA: 5 Alasan Barcelona Jual Lionel Messi pada Januari 2021

Messi dan Barcelona menjadi pusat sorotan karena perselisihan mereka. Perselisihan itu berakar pada masalah harga transfer Messi. La Pulga ingin pergi secara gratis, tetapi Barcelona mengklaim setiap klub harus membayar klausul pelepasan Messi senilai 700 juta euro (sekira Rp12,1 triliun).

Messi berpatokan pada klausul khusus dalam kontraknya yang membuat pemain asal Argentina itu bisa pergi secara gratis setiap akhir musim. Sementara itu, Barcelona menilai klausul itu kedaluwarsa pada 10 Juni silam.

Perbedaan pendapat antara kedua belah pihak terjadi karena akhir musim lalu mundur akibat pandemi virus corona (Covid-19). Jika berlanjut, perselisihan Messi dan Barcelona kemungkinan besar harus diselesaikan di pengadilan.

Namun, Messi mengalah dengan memilih pindah setelah kontraknya di Barcelona habis pada 30 Juni 2021. Messi tidak bisa melawan Barcelona yang telah dibela sejak berumur 13 tahun. Messi terlalu cinta pada Barcelona.

BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Umumkan Piala Dunia 2022 sebagai Turnamen Pamungkas

Sementara itu, klub yang mungkin menjadi tempat berlabuh Messi selanjutnya, adalah Manchester City. Sebab, Man City dilatih Josep Guardiola yang pernah menukangi Barcelona pada 2008-2012.

Selain Man City, Inter Milan juga disebut sebagai calon pelabuhan berikutnya Messi. Persaingan mendapatkan tanda tangan Messi pada akhir musim ini diprediksi akan terjadi di antara Man City dan Inter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini