Gabung AC Milan, Tonali Siap Contoh Ibrahimovic

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 00:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 47 2277773 gabung-ac-milan-tonali-siap-contoh-ibrahimovic-u7t4X7g47C.jpg Sandro Tonali (Foto: Laman resmi AC Milan)

MILAN – Sandro Tonali baru saja melakukan konferensi pers pertamanya sebagai pemain AC Milan. Dalam konferensi pers tersebut, ia menceritakan tentang hasratnya untuk bergabung dengan Rossoneri lantaran ia adalah Milanista -fans AC Milan- sejak kecil.

Tonali sejatinya diboyong Milan dari Brescia. Meski begitu, saat ini status gelandang berusia 20 tahun tersebut masih pinjaman. Milan meminjam Tonali selama semusim dengan harga 10 juta euro dan memiliki opsi untuk mempermanenkannya jika menyodorkan 15 juta euro lagi.

Diakui oleh Tonali bahwa bergabung dengan Milan membuatnya bahagia. Meski saat ini Rossoneri didominasi oleh para pemain muda, namun ia yakin Milan mampu bersaing di papan atas Liga Italia 2020-2021.

Baca juga: Stefano Pioli Diklaim Penting untuk AC Milan

Menurut Tonali, kehadiran Zlatan Ibrahimovic akan membuat para pemain muda Milan menjadi lebih baik, secara permainan dan juga mental bertanding. Tonali sendiri sadar bahwa Ibra adalah sosok pria yang layak untuk dijadikan contoh.

Zlatan Ibrahimovic dan Pemain AC Milan

“Ini adalah kualitas yang sangat tinggi di skuad ini dan semua rekan tim, dimulai dengan Zlatan Ibrahimovic menyampaikan keinginan untuk menang dan tidak membuat kesalahan. Ada keinginan di antara para pemain muda juga. Kami ingin membuktikan di lapangan apa yang bisa kami lakukan,” ujar Tonali, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (15/9/2020).

“Ibra adalah seorang idola , seseorang yang sudah saya kagumi saat pertama kali dia bermain untuk Milan. Dia berhasil menempatkan tim di pundaknya dan membawa mereka menuju kemenangan. Dia adalah pria untuk dijadikan contoh," lanjut gelandang kelahiran Lodi itu.

Saat ini, Milan yang dilatih oleh Stefano Pioli bermain dengan formasi 4-2-3-1. Tonali nantinya akan bersaing untuk memperebutkan satu tempat di posisi double pivot dengan Ismael Bennacer dan Franck Kessie.

Meski musim lalu di Brescia Tonali lebih sering dimainkan seorang diri di posisi gelandang bertahan dalam skema 4-3-3, namun ia mengaku tak keberatan untuk bermain sebagai double pivot. Menurutnya, bermain dengan dua gelandang bertahan lebih memudahkan baginya.

Sandro Tonali

“Apakah dua atau tiga pemain di lini tengah yang lebih baik? Formasi adalah hal terakhir, yang terpenting adalah berada di lapangan. Saya selalu memasuki lapangan untuk memberikan yang terbaik," jelas Tonali.

“Saya bermain sebagai double pivot di musim pertama saya bersama Brescia. Di lini tengah dengan tiga orang, bola lebih banyak melewati saya karena saya satu-satunya gelandang bertahan. Gelandang bertahan dengan dua pemain lebih mudah, Anda menghafal gerakan, Anda lebih terhubung dengan rekan satu tim Anda,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini