Terlalu Cinta, Messi Tak Tega Seret Barcelona ke Pengadilan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 05 September 2020 00:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 05 46 2272912 terlalu-cinta-messi-tak-tega-seret-barcelona-ke-pengadilan-A56nWYaROg.jpg Lionel Messi terlalu cinta dengan Barcelona (Foto: Barcelona)

BARCELONA – Drama antara Lionel Messi dan Barcelona resmi berakhir. Sang megabintang memustukan untuk bertahan semusim lagi di Stadion Camp Nou. Dalam wawancara eksklusif, La Pulga mengaku tidak tega menyeret klub kesayangannya itu ke pengadilan demi bisa pergi secara gratis.

Sebagaimana diketahui, Lionel Messi sempat menyatakan keinginan untuk hengkang dari Barcelona pada medio Agustus 2020. Ia disebut-sebut kecewa dengan penurunan prestasi yang dialami klub dalam beberapa musim terakhir dan ingin mencari tantangan baru.

Harapan muncul karena ada klausul dalam kontrak yang menyebutkan dirinya bisa pindah ke klub lain secara gratis kendati ikatan kerja sama baru berakhir pada 30 Juni 2021. Namun, klausul tersebut justru menjadi sumber masalah.

Baca juga: Tak Diizinkan Pergi, Messi Tuding Bartomeu Ingkar Janji

Lionel Messi tidak jadi hengkang (Foto: Barcelona)

Barcelona mengeluarkan senjata pamungkas berupa klausul pelepasan senilai 700 juta Euro (setara Rp12,1 triliun). Blaugrana kukuh tidak mau melepas Lionel Messi hingga banderol itu dipenuhi oleh klub peminat atau ditebus oleh sang pemain sendiri.

Lionel Messi sesungguhnya bisa menuntut Barcelona lewat pengadilan jika ingin hengkang secara gratis. Akan tetapi, langkah tersebut tidak ditempuh karena kecintaannya terhadap klub kebanggaan masyarakat Catalunya itu.

“Ada cara lain untuk pergi dan itu harus lewat pengadilan. Saya tidak akan pernah menuntut Barcelona ke pengadilan karena ini adalah klub yang saya cintai, yang sudah memberikan segalanya buat saya,” terang Lionel Messi, dikutip dari Goal, Sabtu (5/9/2020).

“Ini adalah klub yang sudah menjadi bagian dari hidup saya. Barca memberikan segalanya buat saya dan saya juga memberi segalanya untuk mereka. Tidak pernah terlintas di benak saya untuk menyeret Barcelona ke pengadilan,” imbuh The Messiah.

Klub yang bermukim di Stadion Camp Nou itu memang punya jasa besar terhadap karier Lionel Messi. Barcelona lah yang membawanya keluar dari Argentina pada usia remaja. Bahkan, Barcelona juga yang membantu Lionel Messi berjuang melawan kekurangan hormon pertumbuhan.

Dengan berakhirnya perseteruan tersebut, kedua belah pihak kini bisa bernafas lega. Barcelona tidak jadi kehilangan seorang megabintang, sementara Lionel Messi dapat fokus menyambut musim baru yang akan bergulir pada 12 September 2020.

Kontrak Lionel Messi memang akan berakhir pada 30 Juni 2021. Namun, dengan pernyataan resmi untuk bertahan, ada kemungkinan ikatan kerja sama itu diperpanjang. Apalagi, Barcelona akan mengadakan pemilihan presiden pada Maret 2021, di mana sebagian besar kandidat berjanji mempertahankan Lionel Messi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini