“Total skor setelah dua pertandingan sangat sulit (untuk diterima). Kami memulai permainan dengan mengetahui bahwa ini akan sulit seperti yang terjadi di Stamford Brigde pada leg pertama,” ungkap Caballero, mengutip dari laman resmi Chelsea, Minggu (9/8/2020).
“Tetapi kami mencoba memainkan permainan ini dengan cara yang sama dan bertatap muka dengan mereka sejak awal,” tambahnya.

“Penalti dan gol pertama membunuh kami, tetapi setelah itu kami bekerja dengan sangat baik,” lanjut pemain berusia 38 tahun tersebut.
“Kami melakukan semua yang kami bisa dan mencetak beberapa gol, meskipun jelas satu dianulir. Kami harus pulang dengan setidaknya kami sudah mencoba dan melakukan yang terbaik,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)