“Kekalahan agregat 1-7 Chelsea dari Bayern Munich adalah yang terbesar kedua yang diderita tim Inggris dalam sejarah Liga Champions, di belakang kekalahan agregat 2-10 Arsenal di babak 16 besar pada 2016/17, (yang pada saat itu) juga melawan Bayern Munich,” bunyi cuit twitter OptaJoe, Minggu (9/8/2020).
Kendati memang lolos dari pemecahakan rekor memalukan yang hampir saja dilakukan oleh Chelsea, hasil 1-7 itu tetaplah sangat buruk. Sebab kekalahan 1-7 menjadi hasil terburuk atau kekalahan terbesar yang dilakukan Chelsea selama tampil di dua laga leg Liga Champions.

Dari faktasemua itu, lini pertahanan tampaknya memang menjadi sektor yang harus seger diperbaiki Lampard untuk musim 2020-2021. Pertahanan mereka sangat mudah untuk dibobol oleh tim lain di sepanjang musim2019-2020.
Total dari 55 pertandingan yang diikuti Chelsea di berbagai kompetisi di musim ini, The Blues teratat kemasukan 79 gol. Jadi, secara statistik Chelsea kebobolan 1,44 per laga. Jumlah kebobolan terburuk kedua setelah musim 1990-1991, di mana pada saat itu Chelsea kebobolan 1,64 per pertandingan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.