Jelang Final Piala FA, Giroud Akui Tak Nyaman Main di Stadion Kosong

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 45 2254906 jelang-final-piala-fa-giroud-akui-tak-nyaman-main-di-stadion-kosong-F8taHduqdc.jpg Olivier Giroud dan pemain Chelsea selebrasi (Foto: Twitter Olivier Giroud)

LONDON – Chelsea bakal menghadapi Arsenal di pertandingan final Piala FA 2019-2020. Meski mereka akan bertanding di stadion kebanggaan masyarakat Inggris, Wembley, namun laga digelar secara tertutup (tanpa penonton).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Inggris pasalnya masih menerapkan social distancing akibat pandemi Virus Corona (Covid-19). Maka dari itu, sejak restart kompetisi pada Juni 2020 hingga waktu yang masih belum bisa ditentukan, pertandingan sepakbola akan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion.

Menanggapi hal ini, penyerang Chelsea, Olivier Giroud, mengaku sebenarnya dirinya tidak nyaman bermain di stadion yang kosong. Sebab, itu tidak menggambarkan suasana dari sebuah pertandingan sepakbola.

Baca juga: Lampard Disebut Tidak Percaya terhadap Kepa Arrizabalaga

Olivier Giroud

Terlebih lagi, suasana menjadi sangat hening dan tidak ada atmosfer hebat yang tercipta. Jika disuruh memilih, bomber Timnas Prancis itu tentunya ingin agar pertandingan dilangsungkan dengan kehadiran penonton di stadion.

Kendati demikian, Giroud akan tetap bersikap profesional. Meski tanpa kehadiran penonton, ia akan berusaha memberikan 100 persen kemampuannya untuk bisa memenangkan pertandingan.

“Ini bukan sepakbola yang sama. Pesona itu tidak sama, Anda harus beradaptasi. Kesehatan lebih penting, tetapi saya tidak sabar untuk bermain di stadion yang penuh dengan tekanan itu, adrenalin itu, ketegangan itu,” ujar Giroud kepada L’Equipe, Jumat (31/7/2020).

“Keheningan itu sangat aneh. Anda dapat mendengar lalat berdengung. Ini adalah pertandingan latihan. Tapi saya seorang profesional, ada gelar juara yang harus didapatkan. Anda harus melakukan pekerjaan Anda,” lanjutnya.

Diakui oleh Giroud bahwa pada awalnya, ia merupakan orang yang menolak kompetisi 2019-2020 untuk dilanjutkan. Sebab, ia merasa terlalu berbahaya memaksakan bertanding dalam situasi yang sedang tidak kondusif.

Olivier Giroud

Terlebih lagi sudah ada salah satu pemain Chelsea yang terinfekis Virus Corona kala itu. Ia adalah Callum Hudson-Odoi. Untungnya, kondisi Hudson-Odoi sudah membaik dan bisa bergabung lagi dengan tim.

“Memang benar, pada mulanya, saya menolak. Ada orang yang berisiko dalam rombongan saya, jadi Anda bertanya pada diri sendiri. Selain itu, Anda tidak tahu sampai berapa lama. Anda berpikir dan mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda harus kembali pada suatu saat,” kata Giroud.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini