Usai Final Piala FA 2019-2020, Azpilicueta: Kami Kalah Bukan karena Wasit

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 45 2256215 usai-final-piala-fa-2019-2020-azpilicueta-kami-kalah-bukan-karena-wasit-YNMNZxoRQS.jpg Cesar Azpilicueta (Foto: Twitter/@ChelseaFC)

LONDON Chelsea kalah 1-2 dari Arsenal di final Piala FA 2019-2020. Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, menilai timnya kalah karena kesalahan sendiri bukan wasit Anthony Taylor.

Tylor mencuri perhatian pada pertandingan yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu 1 Agustus 2020 malam WIB. Tylor dinilai banyak pihak mengambil beberapa keputusan yang merugikan Chelsea di final Piala FA.

Cesar Azpilicueta (Foto: Twittter/@ChelseaFC)

Keputusan pertama Tylor yang menjadi sorotan terjadi pada menit ke-67, ketika Arsenal membuat gol kedua. Sebelum Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol, ada momen tabrakan antara Andreas Christensen dengan Hector Bellerin yang tidak dianggap pelanggaran oleh Tylor.

Padahal, tayangan ulang memperlihatkan Christensen mendapatkan bola lebih dulu tetapi direbut dengan cukup keras oleh Bellerin. Pertandingan tetap dilanjutkan dan gol kedua untuk Arsenal pun tercipta.

BACA JUGA: 5 Klub Paling Sukses di Inggris, Man United Bukan yang Teratas

Setelah itu, Tylor tanpa ragu memberikan Mateo Kovacic kartu kuning kedua pada menit ke-73. Tylor menilai Kovacic melanggar Garnit Xhaka dengan keras. Padahal, pelanggaran Kovacic terlihat biasa saja dalam tayangan ulang. Meski begitu, Tylor tanpa ragu mengusir Kovacic dari lapangan hijau.

Keputusan-keputusan Tylor dianggap sebagai biang kerok kekalahan Chelsea di final Piala FA. Hal itu mengulang kejadian serupa ketika Taylor menjadi wasit final Piala FA 2016-2017. Chelsea waktu itu kalah 1-2 dari Arsenal juga.

Namun, Azpilicueta menilai The Blues –julukan Chelsea– kalah karena melepaskan momentum setelah unggul lebih dulu pada menit kelima. Menurut Azpilicueta, Chelsea gagal memaksimalkan gol pembuka Christian Pulisic sehingga kalah di final Piala FA.

“Banyak, ada keputusan 50-50 (untuk Chelsea) dan kami memiliki hal yang sama pada 2017. Akan tetapi, kami harus melihat lebih jauh dari ini. Kami harus melihat diri kami sendiri. Kami tahu dua minggu lalu ketika kami bermain melawan Manchester United (di semi final), kami benar-benar mengendalikannya,” kata Azpilicueta, menyadur dari laman resmi Chelsea, Senin (3/8/2020).

"Ini menyakitkan dan sulit untuk diambil. Jelas ketika Anda kehilangan final, selalu menyakitkan. Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak gol awal yang biasanya memberikan kepercayaan diri untuk dibangun, tetapi kami tidak memanfaatkannya. Kami sedikit menurunkan level kami dan kami dihukum,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini