nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Virus Corona, Bayern Munich Hentikan Negosiasi Pemain

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 01:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 29 51 2190591 dampak-virus-corona-baern-munich-hentikan-negosiasi-pemain-zA2ylIznAF.jpg Skuad Bayern Munich (Foto: Media Bayern Munich)

MUNICH – Mewabahnya Virus Corona (Covid-19) sejatinya memberi dampak besar terhadap perekonomian dan arus perputaran uang. Dengan kata lain, hal itu juga akan mempengaruhi bursa transfer pemain. Sebab, banderol pemain akan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Maka dari itu, untuk saat ini pihak Bayern Munich menghentikan proses negosiasi yang sedang dan akan mereka lakukan. Sebab, membahas transfer pemain di tengah pandemi Virus Corona dinilai tidak relevan. Apalagi, untuk saat ini kompetisi sepakbola sedang ditangguhkan.

Baca juga: Chelsea Lirik Neuer sebagai Pengganti Kepa

Chelsea vs Bayern Munich

Direktur Bayern Munich, Karl Heinz Rummenigge, menerangkan bahwa pihaknya juga akan mengevaluasi perihal gaji pemain. Sebab, saat ini pemasukan klub mengalami penurunan karena tidak adanya pertandingan yang dimainkan.

“Tidak ada yang tahu persis bagaimana krisis akan mengubah sepakbola dalam beberapa minggu mendatang. Inilah sebabnya kami telah menghentikan semua negosiasi untuk masuknya para pemain baru. Saya sudah dapat membayangkan bahwa upah (gaji) dan biaya transfer akan dievaluasi kembali oleh klub-klub di Eropa," jelas Rummenigge, menyadur dari Sky Sports, MInggu (29/3/2020).

Diterangkan oleh Rummenigge bahwa saat ini pihaknya hanya akan membahas kontrak para pemain yang masanya akan habis pada 30 Juni 2021. Sebab, Bayern tak ingin kehilangan mereka secara cuma-cuma jika memang tak ingin memperbarui kontrak.

“Kami hanya berbicara dengan para pemain yang memiliki kontraknya berakhir pada 2021 seperti (manuel) Neuer, (Thomas) Mueller, Thiago (Alcantara), dan (David) Alaba," tutur pria berpaspor Jerman tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini