nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Susah Payah Kalahkan Lokomotiv, Sarri Akui Pemain Juventus Kelelahan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 08:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 23 261 2120525 susah-payah-kalahkan-lokomotiv-sarri-akui-pemain-juventus-kelelahan-CrdjE1WESc.jpg Para pemain Juventus melakukan selebrasi (Foto: Media Juventus)

TURIN – Juventus harus bersusah payah untuk bisa meraih poin penuh kala menjamu Lokomotiv Moskow dalam babak penyisihan grup Liga Champions 2019-2020. Diakui oleh Pelatih Juve, Maurizio Sarri, kalau para pemainnya kelelahan sehingga tampil kurang maksimal.

Dalam pertandingan yang dihelat di Allianz Stadium tersebut, Juve pada akhirnya menang dengan kor 2-1. Akan tetapi, hingga menit ke-75 si Nyonya Tua tertinggal 0-1. Untungnya, Paulo Dybala bisa tampil sebagai pembeda dengan memborong dua gol.

Baca juga: Usai Bikin Hattrick, Sterling Kian Berhasrat untuk Cetak Gol

Juventus vs Lokomotiv Moskow

Lokomotiv sendiri sebenarnya bermain bertahan. Hal itu pada akhirnya menyulitkan Juve untuk membongkar pertahanan mereka. Adapun salah satu upaya Juve adalah dengan memperecpat tempo permainan. Sayangnya, hal itu tak berhasil lantaran para pemain kelelahan.

Sarri tidak memungkiri bahwa melakoni pertandingan setiap tiga hari bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, ia bersyukur karena Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mampu bermain sabar hingga akhirnya mereka menemukan celah untuk menjebol gawang Lokomotiv.

“Kami selalu tetap disiplin meskipun tidak mudah melakukannya mengingat situasinya. Saya pikir kami tidak memiliki pendekatan yang salah, kami hanya kesulitan untuk mempercepat tempo ketika kami harus melakukannya di babak pertama. Tapi itu bisa terjadi ketika Anda bermain setiap tiga hari," terang Sarri, menukil dari laman resmi UEFA, Rabu (23/10/2019).

Maurizio Sarri

“Untungnya para pemain sabar, dan menghadapi tim seperti ini (yang tampil bertahan), kehilangan kesabaran adalah hal terburuk yang bisa terjadi. Kami terus bermain, dan terus mencoba gerakan logis yang akhirnya menjadi perbedaan antara kedua tim,” pungkas sang Allenatore.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini