nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inter Bakal Jalani Partai Hidup dan Mati Kontra Empoli

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 12:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 20 47 2057887 inter-bakal-jalani-partai-hidup-dan-mati-kontra-empoli-N5XJmaajUG.jpg Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti menganggap laga kontra Empoli bagai final (Foto: Laman resmi Inter Milan)

NAPLES – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, tidak bisa menyembunyikan kekecewaan usai anak asuhnya kalah telak 1-4 dari Napoli di pekan 37 Liga Italia 2018-2019. Ia menyebut laga pekan terakhir kontra Empoli laksana final demi kelolosan ke Liga Champions 2019-2020.

Mauro Icardi dan kawan-kawan dibuat tak berkutik oleh Napoli sepanjang 90 menit laga di Stadion San Paolo tersebut. Sebuah kesalahan kecil pada babak pertama membuat tuan rumah membuka keran golnya lewat tembakan jarak jauh Piotr Zielinski. Sejak titik itu, Inter Milan tidak bisa bangkit.

Kekalahan tersebut menghambat langkah Inter Milan untuk lolos ke fase grup Liga Champions musim depan. Andai menang, I Nerazzurri sudah pasti menyegel tempat di kompetisi terakbar Benua Eropa tersebut.

Napoli vs Inter Milan (Foto: Inter Milan/Twitter)

(Baca juga: Hitung-hitungan 2 Wakil Italia Tersisa ke Liga Champions 2018-2019)

“Kami bisa saja kalah dari Napoli, tetapi bukan dengan cara seperti ini. Pertandingan berikutnya bagai final buat kami. Tentu saja kami tidak boleh kalah. Empoli akan menyulitkan kami, sementara AC Milan butuh menang melawan SPAL, kami tidak boleh bersantai,” ujar Luciano Spalletti, melansir dari Football Italia, Senin (20/5/2019).

Empoli vs Inter Milan (Foto: Inter Milan/Twitter)

Pelatih asal Italia itu tentu saja sadar dengan fakta Empoli masih berjuang lolos dari jeratan degradasi. Apalagi, Gli Azzurri baru saja mempermalukan Torino 4-1 pada pekan 37. Beruntung, Inter Milan akan bertindak sebagai tuan rumah di partai tersebut.

“Berikutnya akan menjadi laga hidup dan mati. Kami harus menunjukkan karakter, ketajaman, berkepala dingin, dan kualitas dari sebuah tim yang mewakili Kota Milan dan harus kembali ke Liga Champions,” tegas Luciano Spaletti.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini