nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurang Kompetitif, Peserta Liga Italia Bakal Dikurangi Menjadi 18 Tim

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 05 Februari 2019 05:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 05 47 2013861 kurang-kompetitif-peserta-liga-italia-bakal-dikurangi-menjadi-18-tim-qGjkYXS2GV.JPG Juventus dinilai terlalu dominan di Liga Italia (Foto: Massimo Pinca/Reuters)

ROMA – Presiden Liga Italia, Gaetano Micciche, mengemukakan rencana penciutan jumlah peserta kasta teratas di Negeri Pizza dari 20 menjadi 18 tim. Cara itu diyakini akan membuat Liga Italia akan kembali kompetitif dibandingkan saat ini.

Sebagaimana diketahui, Juventus begitu dominan di Liga Italia dalam tujuh tahun terakhir. Terakhir kali tim di luar Juventus juara Liga Italia adalah AC Milan pada musim 2010-2011. Setelah itu, dominasi Si Nyonya Tua benar-benar tidak ada lawannya.

(Baca juga: Icardi: Jangan Hanya Cintai Inter Milan ketika Menang!)

AS Roma vs AC Milan

Liga Italia sendiri mulai menyertakan 20 tim pada 2004. Namun, seruan untuk mengurangi jumlah peserta menjadi 18 kembali muncul. Alasan utama dari permintaan itu adalah agar Liga Italia berjalan semakin ketat dan kompetitif.

“Banyak orang tertarik dengan Liga Champions dan Liga Eropa karena ada banyak tim yang bersaing. Persaingan mendatangkan ketertarikan dari penggemar dan pengamat. Ketertarikan macam apa yang akan datang bila hanya didominasi satu tim?” ucap Gaetano Micciche, mengutip dari Football Italia, Selasa (5/2/2019).

“Semua liga top di Eropa diikuti 20 tim kecuali Liga Jerman. Dewan Federal menyetujui inisiatif yang memungkinkan pemangku kepentingan di Liga Italia mengambil keputusan, jika memungkinkan, mengurangi jumlah peserta dari 20 menjadi 18 tim,” imbuh pria berpaspor Italia itu.

Skuad Juventus

Micciche menuturkan, pihaknya akan membawa usulan tersebut kepada forum ketika sudah berhasil mencari tahu keuntungan dan kerugiannya pengurangan peserta. Pun begitu, ia akan senang jika Federasi Sepakbola Italia (FIGC) membiarkan operator liga memutuskan sendiri bagaimana format kompetisi nantinya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini