MALANG - Insiden kerusuhan di laga Arema FC melawan Persib Bandung menyisakan duka yang mendalam bagi Arema FC dan Aremania. Mengingat satu orang penonton meninggal dunia pada Rabu 18 April 2018 usai menjalani perawatan di RSUD Syaiful Anwar, Kota Malang.
Menanggapi hal itu, jajaran manajemen Arema FC dan CEO Arema Iwan Budianto, langsung duduk bersama untuk membahas beberapa hal.

CEO Arema FC Iwan Budianto mengakui adanya kelalaian dalam penanganan pertama saat penonton pertama kali memasuki lapangan. Ia mencontohkan saat ada oknum penonton memasuki lapangan mengenakan celana dalam saja tak seharusnya mendapat pukulan.
"Saya mengakui ada kelalaian. Atas nama institusi Arema FC saya minta maaf,” ujar Iwan Budianto.