nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persija Serang Balik Vigit Waluyo soal Tuduhan Pengaturan Juara Liga 1

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 20:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 25 49 2009510 persija-serang-balik-vigit-waluyo-soal-tuduhan-pengaturan-juara-liga-1-6B4OCowTrL.jpeg Persija Jakarta juara Liga 1 2018 (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Tudingan yang dilontarkan salah seorang tersangka Mafia Bola, Vigit Waluyo, terkait diaturnya juara Liga 1 2018, tak ayal membuat kubu Persija Jakarta geram. Pasalnya, Persija yang merupakan juara Liga 1 2018 merasa dirugikan atas tudingan Vigit tersebut. Pihak Persija merasa kalau nama baik mereka telah dicemari.

Dalam sebuah keterangan pers yang dibuat oleh pihak Persija, mereka menginginkan agar Vigit melakukan klarifikasi atas tudingan yang disampaikannya tersebut. Chief Operations Officer (COO) Persija Jakarta, Rafil Perdana, menilai kalau Vigit hanya mencari kambing hitam atas kasus pengaturan skor yang menyeret nama Vigit.

(Baca juga: Vigit Waluyo Sebut Liga 1 dan Liga 2 Terjadi Pengaturan Skor)

Persija Jakarta juara

“Apa yang dikatakan saudara Vigit Waluyo jelas-jelas telah melukai hati para pemain Persija Jakarta dan The Jakmania yang sepanjang musim 2018 telah mencurahkan segenap tenaga dan energinya untuk bekerja keras dalam memenangkan pertandingan demi pertandingan,” kata Rafli, seperti yang tertera dalam keterangan pers Persija, Jumat (25/1/2019).

“Pernyataan yang diucapkan oleh Saudara Vigit adalah tendensius dan tidak berdasar. Kami berpendapat Saudara Vigit terkesan ingin mencari kambing hitam dan melakukan pembenaran atas kesalahan yang dia lakukan, karena pada saat ini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka pada dugaan kasus suap yang menimpanya. Ucapannya yang tidak berdasar tersebut dapat menimbulkan stigma negatif di masyarakat dan merugikan klub kami,” lanjutnya.

Vigit Waluyo

Lebih lanjut, Kuasa Hukum Persija, Malik Bawazier, menerangkan kalau Vigit bisa saja dituntut dengan undang-undang ITE karena memberikan pernyataan bohong. Apabila Vigit tidak meminta maaf dan melakukan koreksi atas pernyataan yang telah diucapkannya, maka pihak Persija akan mengambil langkah hukum.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini