nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lovren Disebut Biang Keladi Kekalahan Liverpool dari Man United

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 03:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 11 45 1870915 lovren-disebut-biang-keladi-kekalahan-liverpool-dari-man-united-RWTOzEV0ph.jpg Dejan Lovren vs Marcus Rashford (Foto: AFP)

MANCHESTER – Dalam lanjutan pekan ke-30 Liga Inggris 2017-2018, Manchester United sukses memetik kemenangan dengan skor 2-1 atas Liverpool di Old Trafford. Bila striker Man United, Marcus Rashford, disebut sebagai pahlawan timnya lantaran dua gol yang dilesakkannya, nasib berbeda justru dialami bek Liverpool, Dejan Lovren.

Bagaimana tidak, pasalnya Lovren disebut sebagai biang keladi kekalahan Liverpool. Hal tersebut dikarenakan bek asal Kroasia itu selalu kalah dalam melakukan duel udara dengan Romelu Lukaku. Tak ayal, bola pun akhirnya menjadi milik musuh dan segera dialirkan Rashford untuk bisa menjadi gol.

(Baca juga: Jadi Pahlawan Kemenangan Man United atas Liverpool, Begini Komentar Rashford)

Mantan striker Liverpool, Dean Saunders, mengungkapkan kalau kesalahan yang dilakukan Lovren tersebut tidak bisa ditolerir. Menurutnya, seorang bek tengah wajib memenangkan duel-duel udara, terlebih lagi di saat-saat krusial, seperti di muka gawang. Pasalnya, hal tersebut bisa berakibat fatal jika striker lawan yang justru memenangkan duel.

Saunders pun menerangkan kalau sebuah tim ingin memenangkan pertandingan dan kejuaraan, maka wajib bagi mereka memiliki bek tengah yang tangguh, yang mampu meladeni duel-duel udara. Menurutnya, hal tersebut adalah hal paling mendasar dalam membangun sebuah tim yang tangguh.

“Jika Anda seorang bek tengah dan Anda terus kalah dalam duel udara, Anda tidak bisa bermain di level ini. Lovren tidak pernah memenangkan duel udara melawan Lukaku dan hal itu harus dibayar dengan Liverpool kecolongan dua gol,” ungkap Saunders, seperti diwartakan Talk Sport, Minggu (11/3/2018).

“Itulah tugas Anda di dalam tim. Anda harus melakukan hal-hal mendasar dengan benar. Pertandingannya cukup terbagi dari dua gol dan dua tendangan gawang. Jurgen Klopp akan mengamuk karena jika Anda tidak bisa mempertahankan tendangan di lapangan, sebuah tendangan 70 yard, Anda berada dalam masalah,” lanjut pria 53 tahun itu.

Sesuai dengan apa yang disebutkan oleh Saunders, Klopp pun menyoroti lemahnya Liverpool dalam menggalang pertahanan, utamanya pada duel-duel udara. Pelatih asal Jerman itu mengungkapkan kalau Liverpool tak boleh lagi mengulang kesalahan serupa jika masih ingin finis di jajaran empat besar musim ini.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini