Asep menjelaskan League Cup dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada pemain yang belum mendapatkan banyak menit bermain di kompetisi reguler. Turnamen ini juga diharapkan membuka ruang bagi klub untuk merasakan persaingan di luar liga masing-masing.
“Tentu juga dari jadwal yang sudah kita rilis, kita sudah ada sosialisasi sebelumnya bahwa di tengah kepadatan baik itu BRI Super League maupun Pegadaian Championship, tentu kita harus menyadari spirit awal kenapa ada League Cup,” ujar Asep.
“Yaitu memberi ruang kepada para pemain yang mungkin jam terbangnya kurang, bagaimana juga memberi kesempatan kepada tim untuk bisa berkompetisi atau punya satu ajang di luar yang tidak hanya di liga. Saya pikir mudah-mudahan ini juga diharapkan dari publik sepak bola nasional. Kita punya League Cup dan insyaallah kurang dari satu minggu, satu minggu tepatlah, kita akan memulai kick-off,” pungkas Asep.
Sebanyak 38 klub peserta League Cup 2026-2027 dibagi ke dalam dua wilayah, yakni Zona Barat dan Zona Timur. Dari jumlah tersebut, 36 tim akan bersaing pada fase grup yang terbagi ke dalam 12 grup dengan masing-masing grup dihuni tiga klub.
Sementara itu, Persib Bandung dan Borneo FC mendapatkan tempat langsung di babak perempatfinal. Keduanya memperoleh keistimewaan tersebut karena memiliki jadwal padat dalam kompetisi antarklub Asia musim ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)